Categories: HankamTerbaruTNI AL

Koarmabar Amankan Tiga Kapal Lakukan Transfer BBM Illegal Di Perairan Dabo Singkep

Tim WFQR Koarmabar mengamankan TB Cavalo, TK Metro dan KM Riau Jaya yang melakukan transfer BBM illegal shift to shift di perairan Alang Tiga, Dabo Singkep, Selasa (13/9). Ketiga Kapal tersebut ditarik dan diamankan di Tanjung Sebayur Dabo Singkep..

MNOL – Jakarta, Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui TimWestern Fleet Quick Response (WFQR) 4 Lanal Dabo Singkep, Selasa (13/9) pukul 22.30 WIB berhasil mengamankan tiga kapal yang melakukan  transfer bahan bakar minyak (BBM) illegal shift to shift di perairan Alang Tiga, Dabo Singkep.

Pengungkapan kegiatan transfer BBM illegal tersebut berawal dari kegiatan patroli laut yang dilakukan oleh Tim WFQR 4 Lanal DBS dengan menggunakan Patkamla Kuala Gaung yang mendeteksi adanya kegiatan illegal yang dilakukan kedua kapal. Setelah mencium gelagat yang mencurigakan, Tim WFQR 4 Lanal Dabo Singkep bertindak cepat melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas kapal ditengah gelapnya malam.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kapal yang terlibat kegiatan transfer BBM shift to shifttersebut adalah KM Riau Jaya GT 17 dengan TB Cavalo GT 185 dan TK Metro GT 2085 berlayar dari Dumai tujuan Jakarta dengan muatan CPO sebanyak 4.000 ton dengan pemilik “S” dan dinahkodai oleh “P” dengan anak buah kapal (ABK) sebanyak 15 orang yaitu 10 orang ABK TB Cavalo dan 5 orang ABK TK Metro.

Berdasarkan pengakuan nahkoda “P”, TB Cavalo akan melaksanakan transfer BBM illegal kepada KM Riau Jaya GT 17 dengan nahkoda “AS” sebanyak 10 ton dan sudah terlaksana 3 ton.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E., mengatakan Lantamal IVTanjungpinang melalui Tim WFQR tidak akan pernah berhenti melakukan pengejaran dan penindakan terhadap segala bentuk pelaku kejahatan di perairan Kepri, salah satunya adalah penggagalan upaya transfer BBM illegal shift to shift yang jelas-jelas merugikan negara  dan dilakukan di tengah laut dalam kegelapan malam.

“Pelaku kejahatan ini selalu mencari titik kelengahan aparat, hal ini terbukti dengan pergerakan mereka yang melakukan kegiatan illegal ditengah malam dan kondisi cuaca buruk,namun sebagai garda terdepan, TNI AL dalam hal ini Lantamal IV Tanjungpinang melalui tim WFQR akan terus meningkatkan kewaspadaan melalui patroli rutin dan memetakan alur laut yang rawan tindak kejahatan,” tegas Danlantamal IV Tanjungpinang..

“Kita tidak boleh lengah dan kalah dari para penjahat, sekecil apapun tindak kejahatan tetaplah kejahatan dan harus ditangani secara serius dan tuntas, tidak ada kata kompromi dengan mereka yang jelas-jelas merugikan negara,” imbuh Laksma TNI S. Irawan, S.E.

Guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut, TB Cavalo, TK Metro dan KM Riau Jaya selanjutnya ditarik dan diamankan di Tanjung Sebayur Dabo Singkep.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

4 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

5 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

1 week ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

1 week ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago