Beberapa kapal nelayan yang lewat Mercusuar Karang Unarang, turut membantu personel Kal Bokori mengganti bendera merah putih yang rusak.
MNOL – Jakarta, Di sela kesibukannya dalam menjalankan operasi laut, Kal. Bokori yang merupakan salah satu unsur dari TNI Angkatan Laut dan kini tengah bergabung dalam Operasi Nusantara Vlll Bakamla RI , menyempatkan diri untuk mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai pengganti dari bendera lama yang sudah usang, di Mercusuar Karang Unarang, dekat perbatasan antara Indonesia – Malaysia, beberapa hari yang lalu.
Usaha penggantian bendera Merah Putih di Ambalat (ambang batas laut) ini awalnya tidak berjalan mulus disebabkan cuaca yang kurang mendukung. Kondisi air laut yang pasang surut tidak memungkinkan untuk Kal. Bokori mendekat ke mercusuar. Beruntung terdapat beberapa kapal nelayan yang sedang berada di sekitar mercusuar. Spontan saja lima kapal nelayan dengan sukarela membantu personel TNI AL menuju mercusuar dan mengganti Bendera Merah Putih yang sudah usang.
Kegiatan penggantian bendera Merah Putih ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh personel TNI AL. Dikarenakan cuaca di area Ambalat sering kali ekstrem dengan panas terik dan hujan angin yang cukup deras, mengakibatkan Bendera Merah Putih sering kali robek. Dengan pemasangan Bendera Merah Putih di Ambalat, menandakan bahwa area tersebut merupakan wilayah Indonesia.
Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…
Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…
Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…