Categories: HankamTerbaruTNI AL

Pelatihan Meriam Marinir Resmi Ditutup

MNOL – 

Penutupan Pelatihan Meriam Marinir TNI AL.

Upacara penutupan diawali dengan pembacaan laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan Meriam dan Radar kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada perwakilan peserta pelatihan Meriam dan Radar oleh Aslog Dankormar.

Dalam amanat Dankormar Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono, S.Mn., yang diwakili oleh Aslog Dankormar menyampaikan bahwa kehadiran 4 pucuk Meriam AA 35 MM Twin Gun beserta Radar AF 902 FCS yang baru di jajaran Korps Marinir merupakan realisasi dari upaya dalam rangka pembangunan kekuatan dan kemampuan Korps Marinir guna memenuhi standar kekuatan pokok Minimum MEF (Minimum Essensial Forces).

“Modernisasi alutsista menjadi keharusan dan tuntutan sehingga akan lebih efektif dalam pencapaian tugas pokok ke depan. Dengan kekuatan yang tangguh modern diharapkan Korps Marinir akan mampu memberikan daya tangkal yang tinggi serta berkontribusi dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” pungkas Orang Nomor satu di jajaran Korps Marinir tersebut.

Senjata meriam anti serangan udara ini mampu menembakkan amunisi dengan kecepatan tembak sebanyak 550 butir/menit dan didukung oleh adanya sistem Radar yang mempunyai jarak jangkau sejauh 25 km untuk mendeteksi posisi musuh senjata ini sangat efektif dalam menghancurkan berbagai ancaman serangan udara dan dapat ditempatkan di berbagai macam jenis kondisi Medan, maka Korps Marinir menjadikan senjata ini sebagai andalan dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI.

Dengan berakhirnya pelaksanaan kegiatan pelatihan calon awak Meriam dan Radar saya harapkan para peserta dapat memahami karakteristik seluruh komponen material kesenjataan dan sistem Radar dan mampu merawat dan memelihara untuk kesiapsiagaan operasional dalam menghadapi setiap tantangan dan mampu untuk menularkan kepada prajurit lainnya agar dapat diaplikasikan pada setiap kegiatan latihan maupun penugasan, tambah Dankormar.

Kegiatan penutupan pelatihan juga diwarnai dengan unjuk keterampilan para peserta awak Merian AA 35 Twin Gun dan Radar AF 902 MM, dan diakhiri dengan foto bersama.

Turut hadir dalam acara tersebut Danmenbanpur-2 Kolonel Marinir Aris Setiawan, Paban Renlog Letkol Marinir Encep Gumelar, Paban Bek Letkol Marinir Hendy serta Tim Insruktur Meriam AA 35 MM Twin Gun dan Radar AF 902 FCS dari Norinco China.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…

2 days ago

PMT Port Visit melalui Onboarding Budaya Perusahaan

Belawan (Maritimnews) - PT Pelindo Multi Terminal atau PMT memberikan pengalaman awal dunia kerja kepada…

3 days ago

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada…

4 days ago

Breakfast With Leader Pelindo 4 Hadapi Perubahan Pelabuhan dan Streamlining

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai…

4 days ago

IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Jakarta (Maritimnnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima dua penghargaan dalam ajang TOP GRC…

5 days ago

Kinerja Positif IPC TPK Hingga Agustus 2026, Tumbuh 8,37 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali mencatatkan tren kinerja operasional yang positif…

5 days ago