Categories: HankamTerbaruTNI AL

Tim WFQR-4 Menangkap KM Citra Utama Mengangkut Barang Campuran Ilegal

Tim WFQR 4 Lanal Tanjung Balai Karimun menangkap KM Citra Utama yang mengangkut barang-barang campuran ilegal dari Batu Pahat Malaysia tujuan Tanjung Balai Karimun, Rabu (12/10).

MNOL – Medan, Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun menangkap KM Citra Utama yang mengangkut barang-barang campuran ilegal dari Batu Pahat Malaysia tujuan Tanjung Balai Karimun, Rabu (12/10).

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S.Irawan,S.E., mengatakan bahwa KM Citra Indah berbobot 105 GT berbendera Indonesia milik “KL” salah satu kapal yang menjadi target operasi WFQR-4 saat diperiksa membawa barang second berbagai jenis dan bawang merah 13,800 ton, ikan 3000 dus, Semen 50 sak, minuman 300 dus, dan masih banyak barang-barang masih dalam proses bongkar dan penghitungan secara riil yang dilakukan tim gabungan antara lain tim WFQR-4 Lanal Tanjung Balai Karimun, Bea Cukai, KKP, Polair Polda Kepri dan saat ini KM Citra Indah sudah di adhoc di dermaga Tanjung Balai Karimun.

Lebih lanjut, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S.Irawan,S.E., mengingatkan kepada seluruh aparat tim gabungan yang ada dilapangan untuk melaksanakan pendataan secara cermat keseluruhan barang-barang termasuk pemeriksaan Narkoba karena kemungkinan juga ada di dalam kapal.

Selanjutnya, Danlantamal IV Tanjungpinang mengingatkan bahwa pihaknya sudah beberapa kali memberikan himbauan kepada para pengguna laut agar tidak lagi membawa  masuk dan keluar barang-barang ilegal, karena permainan ini sudah kita tahu semuanya, kita berbuat untuk mengamankan regulasi pemerintah dalam hal ini Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara tegas mengatakan hilangkan semua bentuk-bentuk kegiatan ilegal karena sangat merugikan perekonomian Bangsa Indonesia.

“Kegiatan illegal di wilayah Kepri saat ini menjadi sorotan dan perhatian dari pemerintah pusat, untuk itu semua jajaran stakeholder dan komponen masyarakat yang ada di Kepri agar sama-sama merapatkan barisan mengamankan regulasi pemerintah, jangan ada lagi oknum-oknum bermain dibalik ini semua karena konsekwensinya akan berhadapan dengan hukum”,  tegas Danlantamal IV Tanjungpinang.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

2 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

2 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

3 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

4 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

5 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

7 days ago