Di Tengah kondisi Anggaran yang Terbatas, PT PAL Indonesia tetap Eksis Kembangkan Teknologi

Berbincang – Dirut PT PAL Indonesia Firmansyah Arifin (tengah) di sela-sela acara Indo Defence 2016

MNOL, Jakarta – Tak dipungkiri kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini belum stabil, sampai-sampai pemerintah harus mengeluarkan kebijakan Tax Amnesty, dan  ini juga berdampak pada industri pertahanan. Karena dipangkasnya anggaran pertahanan, sungguh kondisi ini sangat mengkhawatirkan.

Namun menurut Firmansyah Arifin selaku Direktur PT PAL Indonesia, Menteri BUMN, Rini Soemarno kemarin sudah bilang seluruh perusahaan yang di bawah naungan BUMN  untuk selalu kreatif dan membuka kerjasama dengan Negara lain.

Selanjutnya, masalah kita juga bukan sekadar masalah keterbatasan anggaran tetapi masalah kekurangan teknologi.

“Nah melalui kerjasama ini (Transfer of Technology) pula yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan tekhnologi, karena tekhologi tersebut dapat bermanfaat untuk mengembangkan kreatifitas PT PAL,” ujar Firmansyah di sela-sela acara Indo Defence 2016 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pertahanan, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat, (4/11/16) lalu.

Oleh karena itu pihaknya mengakui pentingnya menjalin kerjasama, agar bisa memiliki dampak yang bermanfaat terhadap perkembangan industri pertahanan yang kita miliki saat ini. Saat ini, bukan hanya dengan Korea, PT PAL juga sedang menjalin kerjasama dengan Malaysia, terkait ketertarikan Malaysia untuk membeli kapal buatan galangan kapal kebanggaaan Indonesia tersebut.

“Kapal yang dibeli Malaysia sama seperti yang dibeli oleh Filiphina beberapa waktu yang lalu, yakni jenis LPD (Landing Platform Dock),” tambahnya.

Selama ini, PT PAL masih mengandalkan tiga produk andalan yakni PKR (Perusak Kawal Rudal), LPD (Landing Pratform Dock) dank KCR (Kapal Cepat Rudal) yang akan memenuhi kebutuhan MEF (Minimum Essential Force) tahap ke dua. Ke depannya PT PAL akan terus bekerja keras guna memenuhi kebutuhan industri pertahanan maritim dalam negeri.

“Di tengah keterbatasan ini, kita harus tetap kreatif dan meningkatkan kualitas produk PT PAL,” pungkas Firmansyah. (Sutisna/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Sasar Generasi Muda Jakarta Utara, IPC TPK Kenalkan Industri Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk…

1 day ago

Laba Bersih Kopkar TPK Koja Tahun Buku 2025 Meningkat 132%

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku…

1 day ago

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

4 days ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

7 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

1 week ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

1 week ago