KRI TUM-385 salah satu unsur yang tergabung dalam Operasi Yudha Sagara-16 Guspurla Koarmabar unsur berhasil menangkap Kapal Ika Asing (KIA) ilegal berbedera Vietanam di Perairan Natuna, Senin (22/11).
MNOL, Jakarta – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teuku Umar (TUM-385) salah satu unsur yang tergabung dalam Operasi Yudha Sagara-16 dibawah kendali operasi Komandan Gugus Tempu Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Danguspurlaarmabar) Kolonel Laut (P) Arsyad Abdullah menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) ilegal berbedera Vietnam di Perairan Natuna, Senin (22/11).
Penangkapan KIA Vietnam terjadi ketika terdeteksi radal KRI TUM-385 yang sedang melakukan Operasi Yudha Sagara-16 ditangkap saat melakukan kegiatan penangkapan ikan ilegal di Perairan Indonesia tepatnya pada koordinat 05° 17′ 21″ Lintang Utara dan 108° 04′ 51″ Bujur Timur disekitar Perairan laut Natuna atau 32 Nm dari Utara Pulau Laut. Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal ikan yang dinakhodai Tran Thien Minh tidak dapat menunjukan dokumen penangkapan ikan yang sah.
Berdasarkan temuan pelanggaran tersebut, KIA Vietnam yang berbobot 40 GT beserta nahkoda dan 9 orang anak buah kapal serta muatan berupa ikan hasil tangkapan sebanyak 0,5 ton, dikawal KRI TUM-385 menuju Pangkalan Angkatan Laut Ranai untuk proses hukum lebih lanjut.
Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…
Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…
Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…
Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…
Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…