Pelabuhan Kuala Langsa Buka Jalur Pelayaran ke Mancanegara

Dir. Perencanaan dan Pengembangan Pelindo 1, Iman A Sulaiman berbincang dgn Asisten I Bidang Pemerintah Kota Langsa, Suriyatno, AP, MSP dalam acara Rakor Pembukaan Jalur Perdagangan Kuala Langsa

MNOL, Medan – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I sedang melakukan upaya pembukaan jalur pelayaran kapal untuk kegiatan ekspor dan impor barang dari dan ke Pelabuhan Kuala Langsa. Hal ini disampaikan oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo I, Iman A Sulaiman saat membuka Rapat Koordinasi Rencana Pembukaan Jalur Pelayaran dan Perdagangan dari dan ke Pelabuhan Kuala Langsa, pada 27 Oktober 2016 bertempat di Hotel Grand Kanaya, Medan.

Rapat Koordinasi bertujuan untuk mengungkap potensi produk unggulan daerah yang dapat diekspor, membahas regulasi yang diperlukan untuk dilakukannya ekspor dan impor serta untuk mengetahui jenis barang yang dapat dilakukan ekspor dan impor. Selain itu, rapat ini juga bertujuan untuk mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah dan Instansi terkait lainnya, dan meyakinkan pelaku usaha/investor untuk berinvestasi di Pelabuhan Kuala langsa.

General Manager Pelindo I Cabang Lhokseumawe, Prahardi Winarso mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan segala fasilitas untuk mendukung kegiatan ekspor impor melalui Pelabuhan Kuala Langsa. Banyaknya pengusaha yang melirik Kuala Langsa karena jarak tempuh yang lebih dekat sehingga bisa dilakukan penghematan dari segi ongkos angkut dan waktu tempuh.

“Karena itu, Pelindo I juga akan terus mengembangkan Pelabuhan Kuala Langsa menjadi pelabuhan yang bertaraf internasional,” jelas Prahardi.

Adapun rencana jalur pelayaran dan perdagangan yang akan dibuka adalah dari Kuala Langsa – Asa Niaga Port Klang, Kuala Langsa – Satun (Thailand), dan Kuala Langsa – Myanmar.

Selain itu, Pelindo I Cabang Lhokseumawe juga akan membuka rute kapal Ferry dari Kuala Langsa ke Malaysia dan sebaliknya.

Asisten I Bidang Pemerintah Kota Langsa, Suriyatno, AP, MSP mengatakan, Pemkot Langsa sudah melakukan berbagai upaya dan advokasi untuk menjadikan Pelabuhan Kuala Langsa sebagai tujuan ekspor dan impor. Para stakeholder harus bersinergi untuk mengharmonisasi regulasi investasi di Kuala Langsa, jika pelabuhan ini berdenyut, akan ada multiplayer effect.

Pemkot Langsa terus berusaha dan akan memberi kemudahan untuk bisa merealisasikan perkembangan  Pelabuhan Kuala Langsa. “Kita siap memfasilitasi segala pihak yang ingin memajukan pelabuhan Kuala Langsa,” pungkas Suriyatno.(Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK dan Integrated Planning Control

Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…

7 hours ago

82,7 Persen Publik Percaya Transparansi BPI Danantara, Modal Menjadi Korporasi Dunia

Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…

16 hours ago

Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo Gibran Mencapai 80,4 Persen

Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…

2 days ago

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

2 days ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

3 days ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

3 days ago