Perkuat Kemitraan untuk Bangun Kemaritiman, BKI Gandeng BUMN dan Enam Perguruan Tinggi

 

Foto Bersama MoU BKI dengan BUMN dan 6 Perguruan Tinggi

MNOL, Jakarta – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)/BKI sebagai badan klasifikasi satu-satunya milik bangsa, berupaya terus meningkatkan pelayanannya sebagai mitra bagi industri kemaritiman nasional. Untuk memperkuat hal tersebut, melalui sinergi BUMN, BKI teken nota kesepahaman dengan dua galangan nasional yaitu MoU BKI dengan PT Dok Perkapalan Kodja Bahari (Persero)/DKB dan PT Dok Perkapalan Surabaya (Persero)/DPS di Hotel Arya Duta, Jakarta, (29/11/16).

Direktur Utama BKI, Rudiyanto, mengatakan Nota Kesepahaman ini merupakan wujud kesadaran kita akan pentingnya kerja sama sebagai wujud komitmen dalam melakukan sinergi antar Badan Usaha Milik Negara dalam rangka percepatan pertumbuhan perekonomian nasional.

Terkait Nota Kesepahaman BKI dan dua Galangan BUMN itu dibuat sebagai wujud keinginan dan itikad baik para pihak (baik BKI, DKB maupun DPS) untuk bersinergi serta mengembangkan bidang-bidang kerja sama dan potensi masing-masing pihak dengan azas saling menguntungkan dan dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku dan penerapan Good Corporate Governance (GCG).

Lebih lanjut BKI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Klasifikasi (Lembaga Klasifikasi Kapal Nasional) yang melakukan pengklasifikasian kapal berdasarkan konstruksi lambung, mesin dan listrik kapal dengan tujuan memberikan penilaian teknis atas laik kapal tersebut untuk berlayar), dan bidang Survey Statutoria (melaksanakan survey dan audit kapal-kapal berbendera Indonesia atas nama Pemerintah Indonesia c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut).

Selain itu juga di bidang Independent Assurance Marine lainnya yang mendapat lisensi dan akreditas dari berbagai instansi Pemerintah yang mencakup sektor Industri, Infrastruktur & Jasa Umum dan Marine dapat melayani jasa–jasa seperti Jasa Pemetaan & Survey, Inspeksi & Audit, Pengujian & Analisis, Jasa Monitoring & Supervisi, Jasa Konsultansi, Jasa Sertifikasi dan Jasa Training & Labor Supply.

Dirut BKI Rudiyanto

Penyediaan jasa-jasa sesuai kompetensi dan ruang lingkup kegiatan jasa BKI di DKB maupun DPS meliputi bidang klasifikasi kapal dan jasa konsultansi dan supervisi bidang marine dan struktur terapung, pemeriksaan dan sertifikasi alat angkat/angkut, sertifikasi operator alat angkat/angkut, pemeriksaan dan sertifikasi tangki timbun, pemeriksaan dan sertifikasi bejana tekan, pemeriksaan dan sertifikasi peti kemas, pelatihan-pelatihan dan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3), serta bidang-bidang lainnya yang relevan sesuai kebutuhan dan permintaan baik DKB maupun DPS.

Dalam kesempatan yang sama, BKI juga menggandeng enam Perguruan Tinggi di Indonesia dengan menyepakati LOI/Letter of Intent (Surat Minat), memperkuat kemampuan yang mumpuni di Bidang Klasifikasi dengan melakukan penelitian & pengembangan sebagaimana badan klasifikasi umumnya di dunia.

Enam perguruan tinggi ini memiliki jurusan/fakultas Teknologi Kelautan dan terakreditasi di bidang kemaritiman, diharapkan akan memperkuat BKI untuk penelitian dan pengembangan sehingga  Kapasitas BKI sebagai badan klasifikasi akan lebih meningkat, tutur Rudiyanto.

Sambungnya, kerjasama dengan enam perguruan tinggi ini adalah pertama, kegiatan penelitian  yang direncanakan bersama Fakultas Teknik Universitas Indonesia, yaitu kajian ilmiah terkait implementasi material non metal dan metal pada struktur kapal dan bangunan terapung, perancangan alat transportasi perairan, dan struktur bangunan air. Kedua, kegiatan penelitian bersama Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, yaitu kajian pengaruh muatan/pembebanan terhadap struktur dan performa kapal pada kapal-kapal yang beroperasi di perairan Indonesia.

Ketiga, bersama Fakultas Teknologi Kelautan, Institut Teknologi Sepuluh November, BKI berencana melakukan kegiatan penelitian dengan  Teknik Perkapalan, yaitu studi terkait dengan aplikasi hidrodinamika kapal dan penerapan energi effisiensi dengan contoh kasus pertumbuhan biofouling di kapal. Sedangkan bersama Jurusan Transportasi Laut, BKI akan melakukan kegiatan penelitian yaitu pengembangan instrumen pemuatan di kapal serta aturan klasifikasi yang mendukungnya sesuai dengan peraturan Internasional.

Selanjutnya Kegiatan penelitian yang direncanakan bersama Fakultas Teknologi Kelautan, Universitas Darma Persada, adalah studi kecelakaan kapal yang terjadi di perairan Indonesia untuk mendukung pengembangan aturan klasifikasi.

Untuk Kampus di Makassar, BKI merencanakan kegiatan penelitian dan kajian ilmiah untuk pengembangan aturan klasifikasi dan keselamatan kapal kayu dan kapal yang digunakan untuk pelayaran rakyat bersama Jurusan Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin/Unhas. Sedangkan Kampus di Ambon, kegiatan penelitian dilakukan bersama Jurusan Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Pattimura/Unpatti, yaitu kajian ilmiah pengembangan aturan klasifikasi dan keselamatan kapal ikan serta kapal penumpang transportasi antar pulau dengan  dengan material fibreglass reinforced plastic.

Tak hanya sampai di situ, BKI juga teken nota kesepahaman dengan empat BUMN yang tergabung dalam National Publishing & News Corporation/NPNC yaitu PT Balai Pustaka (Persero), Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, Perum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA, Perum Produksi Film Negara.

Keempat BUMN yang tergabung dalam NPNC ini memiliki cakupan bisnis di bidang penerbitan, penyediaan alat bantu pemasaran, percetakan (baik percetakan sekuritas, umum, smartcard, kemasan dan label), pemberitaan multimedia, film, komunikasi pemasaran, event organizer dan produk CSR. Tentunya dengan sinergi ini akan lebih meningkatkan sosialisasi BKI agar lebih dikenal luas, tidak hanya stakeholder di sektor maritim, tapi juga lintas sektoral. (Tan/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

View Comments

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

8 hours ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

1 day ago

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional bersama The North Green Movement

Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…

1 day ago

IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real Time kepada Bappenas RI

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…

1 day ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi dikondisi Karhutla

Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…

1 day ago

Proses Transisi Operasional, TPK Koja Apresiasi Trucking

Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…

2 days ago