Categories: HankamTerbaruTNI AL

Operasi Nusantara IX Bakamla RI Tangkap Kapal Kargo Tanpa Daftar Manifest

Operasi Nusantara IX Bakamla RI Tangkap Kapal Kargo Tanpa Daftar Manifest.

MNOL – Jakarta, Kapal Angkatan Laut (KAL) Viper yang tergabung dalam Patroli Operasi Nusantara (Opsnus) IX Bakamla RI menangkap sebuah kapal kargo bernama MV. Baruna Maju yang diduga keras telah melakukan tindak pidana, di Perairan Utara Belawan, beberapa hari lalu.

Keberadaan kapal kargo ini terdeteksi oleh KAL Viper II-1-63 yang pada saat itu sedang melaksanakan Patroli OpsNus IX di perairan utara Belawan, sekitar pukul 08.30 wib tepatnya pada posisi 03° 55’ 362” U – 098° 45’ 958” T. Kapal patroli yang dinakhkodai oleh Kapten laut (P) Senopati Yudho Wibowo tersebut melihat keberadaan sebuah Kapal berjarak ± 1 Nm dari teropong dan radar Furuno, Minggu (18/12).

Berdasarkan hasil identifikasi dan pengamatan yang dilakukan, terlihat sebuah kapal berbendera Indonesia dengan nama MV. Baruna Maju sedang lego jangkar di perairan utara Belawan. Selanjutnya KAL Viper II-1-63 merapat lambung kiri MV. Baruna Maju pada posisi 03° 55’ 362” U – 098° 45’ 958” T dan tim pemeriksa KAL Viper II-1-63 melakukan pemeriksaan awal terhadap muatan maupun kelengkapan surat atau dokumen.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan diketahui bahwa kapal kargo berbobot 2920 GT dengan jumlah nakhkoda dan ABK 22 orang seluruhnya warga negara Indonesia tersebut tidak dilengkapi dokumen daftar manifest dan Surat Perjanjian Kerja Laut perusahaan.

Kapal MV Baruna Maju dengan nakhkoda bernama Somad (59 tahun) membawa 21 ABK dengan daftar nama sebagai berikut :

  • Alim Rusli (41 thn);
  • Ledi Agusti Fitriana (27 thn);
  • Arifin Gulo ( 26 thn);
  • Muhammad Slamet (50 thn);
  • Otolius Harefa (30 thn);
  • Abdul Rohman Wahid (24 thn);
  • Rahmad Agustus R (26 thn);
  • Subarjo (45 thn);
  • Faisal Ardi (21 thn);
  • Agusman Laila (34 thn);
  • Moh Muham (22 thn);
  • Sabdo rahayu (24 thn);
  • Rustam Cahyadi (37 thn);
  • Heri Suhaeri (42 thn);
  • Acep Sukmana (48 thn);
  • Muh Topa (30 thn);
  • Setyono (26 thn);
  • Heriyanto (27 thn);
  • Zaenudin (53 thn);
  • Irhandi Rotari (21 thn);
  • Imam Ubaydillaf (23 thn).

Selanjutnya pada hari itu juga MV. Baruna Maju beserta nakhkoda dan ABK dikawal menuju Pangkalan Utama TNI AL I Belawan untuk diserahkan kepada Dansatkamla Lantamal I Belawan guna proses penyidikan lebih lanjut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

2 days ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

4 days ago

Maret 2026, IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5%

Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…

4 days ago

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

4 days ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

5 days ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

5 days ago