Pelindo I Batam Siap Layani Pemanduan di Selat Malaka, dan Butuh Marketing Handal

Kesibukan kapal di selat Malaka.

MNOL-Batam, Pelindo I cabang Batam telah mengantongi izin dari Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang tertuang dalam Surat Keputusan Dirjen Hubla nomor BX – 428/PP 304 Tentang pemberian izin kepada PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) untuk melaksanakan Pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal pada perairan pandu luar biasa Selat Malaka dan Selat Singapura.

Keputusan Dirjen Perhubungan Laut tersebut meliputi kapal-kapal yang melintas maupun yang melaksanakan kegiatan pada perairan pandu luar biasa Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat malaka dan Selat Singapura pada perairan territorial negara Indonesia. “Kami siap melaksanakan pelayanan pandu di perairan Selat Malaka,” jelas General Manager PT Pelindo I cabang Batam, Herry Ams kepada Maritimnews, Jumat (9/12).

Menurut Herry Ams, kesiapan Pelindo I cabang Batam dengan ketepatan waktu pelayanan, juga didukung fasilitas kapal pandu sebanyak 3 unit dan 2 unit kapal tunda serta 13 sumber daya manusia di divisi marine service yang andal. Bahkan pada tahun 2017, Pelindo I Batam akan menambah armadanya dengan berinvestasi 2 (dua) unit Kapal Tunda type canggih system Z Peller.

Sedangkan terkait upaya perusahaan dalam meraih target pendapatan, pihak Pelindo I cabang Batam berharap kerjasama pelayanan pemanduan dan penundaan dengan perusahaan pelayaran PT Bahari Sandi Pratama di Nipah Transit Anchorage Area (NTAA) dapat terwujud di tahun 2017.

Namun diakui oleh Herry Ams, Tim pemasaran (marketing) sangat dibutuhkan Pelindo I Batam agar dapat meraih pasar sesuai target Perusahaan. “Strategi pemasaran atau marketing menjadi sangat penting dalam rangka menjalin pangsa pasar kapal yang dapat dipandu oleh kami sesuai dengan Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Laut pada tanggal 25 November lalu,” pungkasnya.(Bayu/MN)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

5 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

7 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago