Categories: HankamHLTerbaru

Cari Pesawat Polri yang jatuh di Perairan Kepri, TNI AL dan Bakamla RI Turunkan Armada

Pesawat Polri type N 28 Skytruck yang jatuh di Perairan Kepri

MNOL, Jakarta – Terkait jatuhnya Pesawat polri di Perairan Kepri Sabtu (3/12/16), TNI AL mengerahkan 2 unsur KRI dari Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guskamlabar) yakni KRI Pattimura-371 dan KRI Cucut-886 serta 2 Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) dari Lanal Dabo Singkep, untuk mencari pesawat naas tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal), kedua KRI dan 2 Kapal Patkamla tersebut langsung menuju lokasi perkiraan tempat jatuhnya pesawat Polri untuk melakukan pencarian.

Pesawat Polri yang jatuh adalah  type N 28 Skytruck yang hilang kontak di Perairan Lingga dengan membawa 13 penumpang yang terdiri dari 5 kru dan 8 penumpang yang merupakan anggota Polri.

Pesawat Polri tersebut melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam. Info dari Singapura lihat kontak dengan pesawat sekitar pukul 10.15 Wib, targetnya juga hilang di radar dengan kordinat terakhir lost contact perkiraan di wilayah laut Kabupaten Lingga.

Sampai saat ini kedua KRI dan 2 kapal Patkamla masih terus melakukan pencarian pesawat Polri yang jatuh tersebut.

Sementara itu Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI juga menurunkan armadanya yakni KN Belut Laut 4806 dan Kapal Rantos yang merupakan kapal BKO dari Ditjen Perhubungan Laut yang tergabung dalam Operasi Nusantara 9.

Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI  Laksda TNI Andi Achdar menerangkan pihaknya sejak mendapat laporan hilangnya kontak pesawat Polri tersebut langsung menurunkan armadanya ke lokasi yang disinyalir menjadi jatuhnya pesawat tersebut.

Di lain sisi, Andi juga mengapresiasi peran nelayan yang sigap dala memberikan laporan terkait penumuan puing-puing pesawat di sekitar Perairan Lingga.

“Ya sampai saat ini nelayan merupakan mata telinga kami terdekat. Kami sangat terhadap laporannya yang sangat membantu upaya kami untuk mencar pesawat itu,” pungkasnya. (Tan/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

9 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

11 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

19 hours ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

1 day ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

2 days ago

Pilihan Prioritas Pembangunan Dry Port di Provinsi Jawa Tengah

oleh: Dr Dayan Hakim NS, Dosen Tetap Program MM Universitas Jayabaya Dry port (atau pelabuhan…

2 days ago