Categories: HLKKPTerbaru

Penuh Terobosan, Menteri Susi Terima Penghargaan Peter Benchley Ocean Awards

Menteri KP Susi Pudjiastuti

MNOL, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti kembali menerima penghargaan di tingkat internasional. Kali ini Menteri Susi menerima 2017 Excellence in National Stewardship dari Peter Benchley Ocean Awards. Menteri Susi diganjar penghargaan tersebut karena dinilai mampu mengurus kelautan Indonesia dengan baik.

Menteri Susi dinilai agresif dalam melindungi kepentingan ekonomi dan lingkungan kelautan bangsa Indonesia dengan memberantas operasi armada kapal asing yang melakukan pencurian besar-besaran di laut Indonesia. Keberanian Menteri Susi meledakkan dan menenggelamkan lebih dari 200 kapal yang melakukan praktik illegal fishing juga telah berhasil mencegah upaya kejahatan internasional terorganisir yang beroperasi di lautan Indonesia selama bertahun-tahun.

Tak hanya itu, Menteri Susi juga berperan aktif dalam pembebasan awak kapal perikanan yang dijadikan budak di banyak kapal-kapal asing. Ia juga memimpin pembebasan hiu paus yang terjebak secara ilegal. Berbagai terobosan Menteri Susi dinilai berperan penting dalam melindungi ekosistem laut Indonesia yang unik dan terkenal di dunia.

Kebijakan-kebijakannya juga memberikan manfaat ekonomi dengan mempertahankan mata pencaharian puluhan ribu nelayan Indonesia.

Wanita kelahiran Pangandaran 52 tahun silam ini memang dikenal memiliki dedikasi yang luar biasa dalam bidang kelautan. Publik makin mengenalnya ketika peristiwa Tsunami Aceh 26 Desember 2004. Kala itu hanya pesawat milik Susi mampu menembus sulitnya medan pesisir barat Aceh.

Aktif sebagai pengusaha perikanan hingga maskapai penerbangan, perempuan yang dikenal lugas ini telah mentorehkan namanya sebagai wanita tersukses di Indonesia. Ia juga sempat mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Diponegoro karena kiprahnya di bidang kelautan kendati hanya memiliki latar belakang sebagai lulusan SMP.

Adapun upacara penganugerahan 2017 Peter Benchley Ocean Awards akan digelar di Smithsonian’s National Museum of Natural History, Washington DC pada 11 Mei 2017 mendatang. Acara ini bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-10 Peter Benchley Ocean Awards.

Dalam rangkaian acara akan digelar simposium kepemimpinan laut tingkat tinggi dengan tema ‘Taming the Outlaw Seas” yang terbuka untuk umum, dengan menampilkan cerita-cerita luar biasa dari pahlawan-pahlawan laut di seluruh dunia.  Simposium ini berfokus pada upaya global untuk mengakhiri Illegal, Unregulated, and Unreported Fishing (IUUF).

Pemberantasan IUUF penting untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia, mencegah kepunahan satwa laut dan habitatnya, serta memerangi kejahatan terorganisir seperti perdagangan dan perbudakan manusia, serta penyelundupan narkoba. (An/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

19 minutes ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

3 hours ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 day ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

1 day ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

2 days ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

3 days ago