Drama Dapunta di RRI, Bangkitkan Semangat Kejayaan Bahari Indonesia

Direktur Utama LPP RRI Mohammad Rohanuddin (kiri) bersama Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK dan Budaya Maritim, Safri Burhanuddin

MNOL, Jakarta – Untuk membangkitkan kejayaan bahari Nusantara bagi pemuda, Kemenko Maritim bersama LPP RRI membuat program siaran teater radio drama Dapunta. Hal itu hasil dari penandatangan kerjasama antara kedua belah pihak di Kantor RRI beberapa waktu lalu.

Direktur Utama LPP RRI Mohammad Rohanuddin menyatakan drama ini bertujuan agar anak-anak muda saat ini mengetahui sejarah bahari bangsanya. Diambil nama Dapunta juga agar mudah diingat.

“Kita mengkreasi drama Dapunta ini untuk membangkitkan gairah anak muda akan peradaban bahari bangsanya,” ujar Rohan.

Selain itu, drama ini juga memiliki pesan perjuangan dan persatuan sebagai sebuah bangsa. Nilai itu pun tersemat dalam makna Deklarasi Djuanda yang menyatakan laut sebagai pemersatu bukan pemisah.

LPP RRI bersama Kemenko Maritim bertekad ingin memberikan semangat ini kepada generasi muda supaya lebih mengenal kebersamaan, persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Bhineka Tunggal Ika di tengah pluralisme dan keberagaman di tanah air kita merupakan suatu keniscayaan, begitu juga dengan Indonesia sebagai bangsa bahari,” tambahnya..

“Anak muda sekarang harus memahami arti perjuangan bangsa ini untuk mencapai kejayaan, khususnya dalam bidang maritim atau bahari,” tambahnya lagi.

Kemenko Maritim yang diwakili Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK dan Budaya Maritim, Safri Burhanuddin menuturkan “Dapunta” merupakan salah satu upaya Kemenko Maritim untuk menanamkan kembali budaya maritim kepada generasi muda.

“Dari namanya (Dapunta) gampang diingat dan berkesan. Nama Dapunta berasal dari raja pertama Sriwijaya sehingga dapat cepat tersosialisasikan,” ujar Safri seusai acara peluncuran teater radio Dapunta.

“Jadi kami ingin mengangkat kembali Indonesia sebagai bangsa maritim yang besar. Masyarakat melihat dan mencintai laut sehingga mereka akan menjaga laut. Laut kita sekarang menjadi lebih berkelanjutan dan sehat,” tandas pria asal Makassar tersebut.

Sambungnya, drama seri ini akan ditayangkan setiap minggu selama 40 minggu dengan durasi 10 menit setiap episode melalui jaringan RRI Pro 2 FM serentak di seluruh Indonesia.

Dapunta sendiri merupakan sebuah teater radio yang digadang-gadang akan kembali menggairahkan masa keemasan sandiwara radio. Penokohan Dapunta terinspirasi dari Dapunta Hyang, pendiri kerajaan Sriwijaya yang pernah mengatakan ‘Siapa yang menguasai lautan, akan menguasai jagat’.

Slogan itu jauh sebelum AT Mahan menyatakannya di abad 19. Sriwijaya di abad ke-7 sudah memiliki filosofi itu yang akhirnya menjadikannya sebagai negara maritim yang besar dan tersohor hingga Tiongkok, India dan Persia.

Perannya baru tergantikan setelah munculnya Majapahit di Jawa Timur, yang kemudian juga menjadi negara maritim yang besar di Nusantara.

Safri juga menyatakan bahwa drama ini merupakan bagian dari kampanye Gerakan Indonesia Bersih. Di mana pihaknya saat ini sedang menyatakan perang melawan sampah di laut yang akan membahayakan ekosistem laut.

“Intinya drama ini bertujuan untuk penguatan budaya maritim dan cinta laut,” pungkasnya. (Adit/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

3 days ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

6 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

7 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

7 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

1 week ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago