Categories: HankamTerbaruTNI AL

Guspurla Koarmabar Tangkap Lima KIA Vietnam Di Laut Natuna

KRI Diponegoro-365 salah satu unsur operasi dibawah kendali Guspurla Koarmabar menangkap dan mengamankan lima kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam yang sedang melakukan ilegal fishing di perairan Laut Natuna, kamis (23/3).

MNOL, Natuna – Unsur-unsur KRI Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurla Koarmabar) yang dipimpin langsung oleh Komandan Guspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E.,  menangkap dan mengamankan lima kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam yang sedang melakukan ilegal fishing di perairan Laut Natuna,  Kamis (23/3).

Penangkapan terhadap lima KIA Vietnam tersebut dilakukan KRI Diponegoro-365 salah satu unsur KRI Guspurla Koarmabar yang terlibat melaksanakan operasi Prasama Udhaya-17. Kelima KIA Vietnam yang ditangkap masing-masing Kapal BD 30976 TS berbobot 30 GT dengan  jumlah anak buah kapal (ABK) 6 orang dan memuat ikan campuran sebanyak 30 kg, Kapal BD 11102 TS berbobot 30 GT dengan jumlah ABK 6 orang dan memuat cumi sebanyak 20 kg, Kapal BD 93643 TS berbobot 30 GT dengan jumlah ABK 6 orang dan memuat cumi  sebanyak 30 kg, Kapal BD 31082 TS berbobot 30 GT dengan jumlah ABK 6 orang dan memuat cumi sebanyak 10 kg dan Kapal BD 30832 TS berbobot 30 GT dengan jumlah ABK 6 orang dan memuat cumi  sebanyak 20 kg.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Kelima KIA berbendera Vietnam tersebut diduga kuat telah melakukan pelanggaran batas wilayah perairan Indonesia dengan melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa dikengkapi dokumen dan ijin (ilegal fishing) di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

Berdasarkan pelanggaran tersebut, Kelima KIA Vietnam beseta ABK dan muatannya  dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tarempa guna proses hukum lebih lanjut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

3 days ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

6 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

6 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

6 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

1 week ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago