Menko Luhut: Asuransi siap Bayar Ganti Rugi Kerusakan Terumbu Karang Raja Ampat

Menko Luhut

MNOL, Jakarta – Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan Jumat (17/3) lalu menerima kedatangan Dubes Inggris untuk Indonesia, Mr. Moazzam Malik di kantornya. Dalam pertemuan itu, Menko Luhut menyampaikan sikap pemerintah Indonesia dalam mewujudkan Poros Maritim Dunia untuk menegakan hukum yang berlaku terkait lingkungan hidup.

Dalam UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU No. 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, jelas disebutkan siapa pun yang merusak area konservasi akan dikenakan hukuman pidana dan ganti rugi.

Tidak terkecuali  pihak kapal MV Caledonian Sky yang berbendera negara Bahama. Kendati mengalami kerumitan dalam prosesnya terkait status kapal tersebut yang dikelola perusahaan Swedia, penjualan tiketnya di Inggris, dan dinakhodai seorang warga negara Inggris yang juga mengantongi ijin tinggal dari Amerika Serikat, pemerintah Indonesia tetap berupaya menggugat ganti rugi.

“Kepada beliau (Dubes Inggris-red), saya menyampaikan sikap pemerintah Indonesia. Bahwa meski sifatnya lintas yurisdiksi dan agak rumit, tapi kami akan terus mengejar pertanggungjawaban hukum dari siapapun yang bersalah,” ungkap Luhut.

Dari hasil pemeriksaan, kerusakan terumbu karang diperkirakan mengalami kerusakan fisik mencapai 1.600 meter persegi. Dari jumlah itu, sedikitnya diperlukan waktu 50 tahun untuk perbaikan.

Usai pertemuan itu, Purnawirawan TNI AD ini juga mengungkapkan ada kabar baik dari perusahaan asuransi yang sudah datang ke kantornya dan menyatakan siap membayar ganti rugi.

“Kabar positifnya, pihak asuransi siap membayar ganti rugi. Ini sedang kita proses klaimnya,” jelas Luhut.

Walaupun belum tahu berapa besaran nominal yang akan di-cover oleh asuransi, tetapi pemerintah tetap berusaha memperoleh yang terbaik. “Dunia harus tahu bahwa Indonesia adalah Bangsa yang sangat serius menangani isu lingkungan hidup,” tegasnya.

 

(Ari/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 day ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

3 days ago

Maret 2026, IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5%

Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…

4 days ago

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

4 days ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

4 days ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

4 days ago