Categories: HankamHLTerbaru

Pengamanan Pulau Terluar, Tantangan Pertahanan Indonesia Saat Ini

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas NH Kertopati

MNOL, Jakarta – Bagi Indonesia dengan visi Poros Maritim Dunia-nya saat ini, pengamanan territorial menjadi sebuah tantangan dan kewajiban yang harus dipenuhi. Karena ancaman baik dari aktor negara maupun non negara sudah terlihat jelas fenomena dan gejalanya.

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas NH Kertopati saat dihubungi maritimnews beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa peran TNI dalam pengamanan pulau-pulau terluar dan sekitarnya menjadi penting. Ini tak hanya dalam bentuk maritime security saja, tetapi juga menyorot pembangunan daerah perbatasan secara integral.

“Fungsinya termasuk mendukung pembangunan daerah, juga melakukan deteksi dini terhadap ancaman negara yang bisa saja muncul dari perbatasan,” kata Nuning biasa akrab disapa.

Maraknya ancaman di daerah perbatasan hingga ancaman kedaulatan kerap terjadi saat ini. Misalnya seperti terorisme, radikalisme, narkoba, penebangan pohon secara liar, perdagangan manusia, illegal fishing, dan perompakan, seluruhnya berawal dari daerah perbatasan.

Nuning menyebutkan dari 92 pulau terluar saat ini yang dimiliki oleh Indonesia, 12 di antaranya merupakan pulau-pulau strategis. Pasalnya 12 pulau itu berbatasan langsung dengan negara tetangga serta digunakan sebagai titik-titik dasar batas terluar (base point) pengukuran batas wilayah NKRI dengan negara tetangga.

Lebih lanjut mantan Anggota Komisi I DPR RI ini juga menjelaskan bahwa keberadaan pulau terluar sebagai beranda NKRI yang harus diawasi dan dipantau melalui berbagai pendekatan. Seluruh pulau itu berada dalam kondisi rawan saat ini terutama di Natuna yang berbatasan langsung dengan konflik Laut China Selatan.

“Akan lebih baik bila pendekatan yang digunakan TNI di perbatasan adalah prosperity approach dengan memperhatikan lingkungan hidup,” imbuhnya.

Trauma dengan kasus Sipadan dan Ligitan, serta Ambalat. di mana Indonesia harus menelan pil pahit setelah kalah dengan Malaysia di arbitrase internasional. “Kepulauan Natuna harus menjadi prioritas mengingat adanya nine dashed line China saat ini, kalau tidak jangan sesali bila ada area kita yang diklaim,” ucapnya.

Masih kata Nuning, TNI harus melihat peran pulau terluar sebagai area security belt dan prosperity belt. Maka dari itu, sinergitas antara TNI dengan instansi lainnya baik pusat maupun daerah perlu ditingkatkan dalam berbagai aspek.

Soal alutsista, khususnya untuk TNI AL juga menjadi sorotan mantan politisi Partai Hanura ini. Karena dengan jumlah alutsista yang ada saat ini masih dinilai kurang dalam menjangkau pulau-pulau terluar Indonesia dan ZEE serta pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

“Tentu kita harus memperbanyak jumlah kapal patroli sehingga patrolinya tidak dibatasi dengan waktu,” pungkasnya.

Tugas pembangunan dan keamanan tentu bukan hanya menitik beratkan di TNI saja melainkan juga sinergitas dari instansi terkait. Pemerintah melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) juga sudah menyusun rancangan hingga tahun 2019 terkait pembangunan daerah perbatasan. (Adit/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

1 day ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

2 days ago

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional bersama The North Green Movement

Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…

2 days ago

IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real Time kepada Bappenas RI

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…

2 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi dikondisi Karhutla

Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…

2 days ago

Proses Transisi Operasional, TPK Koja Apresiasi Trucking

Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…

3 days ago