Terkait Kasus MV Caledonian Sky, Himpunan Mahasiswa Raja Ampat di Jakarta akan Temui Kedubes Inggris

 

Himpunan Mahasiswa Raja Ampat tuntut penyelesaian kasus MV Caledonian Sky

MNOL, Sorong – Kapal pesiar asal Swedia MV Caledonian Sky kandas di perairan Raja Ampat dan telah merusak area konservasi terumbu karang kurang lebih seluas 19.000 meter persegi. Peristiwa itu, kini menyisakan tanda tanya besar dari sejumlah kalangan mengenai sejauh mana kelanjutan gugatan pemerintah Indonesia

Terkait tragedi itu, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Kedaerahan HIMARA (Himpunan Mahasiswa Raja Ampat) Ciputat Jakarta, Tangerang Selatan, melalui Sekjen wilayah Jabotabeka-Banten, Husen Umkabu mengatakan kejadian itu sangat memprihatinkan dan harus diselesaikan secara hukum.

Pihaknya menduga kejadian itu, ada oknum dari pemerintah baik pusat maupun daerah yang sengaja merugikan masyarakat Raja Ampat. Oleh karena itu, Husen menekankan agar Pemerintah Pusat dan Daera termasuk Kedubes Inggris bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Karena saya kira tak perlu diperpanjang lagi persoalan ini. Yang perlu ditekankan kepada Pemerintah Daerah agar segera mengonfirmasikan kasus kerusakan terumbu karang yang terjadi pada tanggal 4 Maret 2017 yang lalu kepada Pemerintah Pusat dan Dubes Inggris untuk meminta pertanggung jawaban atas tindakan kriminal yang dilakukan oleh kapal MV Celodenian Sky bersama kapten Keith Michael Taylor yang berkebangsaan Inggris itu,” imbuh Husen melalui siaran persnya yang diterima oleh redaksi di Jakarta, (28/3/17).

Husen menambahkan, Pemerintah segera menindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku, sebagaimana diamanatkan dalam peraturan UU No 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan dikuatkan lagi Peraturan Daerah No 27 tahun 2008 tentang Konservasi Kawasan Laut Daerah.

“Harapan kami adalah Pemerintah segera menindak lanjuti perbuatan kriminal yang dilakukan pada area konservasi terumbu karang Raja Ampat ini sesuai dengan amanat UU yang berlaku di negara ini,” tandasnya.

Ditambahkan lagi olehnya bahwa dalam waktu dekat LEPPAMI PB HMI dan Mahasiswa HIMARA akan melakukan audiensi dengan pihak kedubes. Hal yang harus dipenuhi oleh pihak Kedubes Inggris di antaranya meminta Kerajaan Inggris dan Pemerintah Pusat untuk melakukan investigasi lebih mendalam terkait kerusakan terumbu karang di kawasan Raja Ampat.

“Kami juga menuntut Pemerintah Indonesia segera mengajukan  arbitrase ke Mahkamah Internasional terkait kasus ini karena sudah mengganggu kedaulatan Indonesia sebagai negara maritim,” tegas Husen.

Selanjutnya, yang ketiga, pihaknya meminta kepada pihak kapal MV Celodonian Sky dan perusahaannya agar segera merahabilitasi terumbu karang. Hal itu mengingat pemulihan kerusakan terumbu karang memakan waktu antara 50 hingga 100 tahun.

Berikutnya pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Daerah untuk melibatkan masyarakat setempat turut andil dalam melakukan pengawasan serta meninjak lanjuti kasus ini sampai tuntas.

“Kami akan lakukan audiensi bersama Bakornas LEPPAMI dan HIMARA Raja Ampat Jabodetabek di hari Kamis 30 Maret 2017 mendatang setelah pihak kedubes mengonfirmasikan kesiapan mereka,” pungkasnya.

 

(AHR/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

40 minutes ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

10 hours ago

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

2 days ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

2 days ago

IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok memperkuat komitmen dalam mewujudkan…

3 days ago

IMO dan Delegasi Jepang Tinjau IPC TPK Integrated Planning & Control Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengukuhkan posisi sebagai pusat benchmarking global melalui…

3 days ago