Tidak membuka hasil Kajian Reklamasi, Menko Luhut Dianggap Berbohong

Menko Luhut

MNOL, Jakarta – Menko Maritim Luhut Pandjaitan telah berbohong dan kembali mangkir tidak membuka hasil kajian Komite Gabungan Reklamasi Teluk Jakarta. Hal ini terungkap saat sidang lanjutan gugatan informasi publik yang diajukan oleh Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta yang diwakili oleh Indonesian Center for Enviromental Law (ICEL), di Jakarta, (6/3).

Dalam sidang Menko Luhut hanya memberikan power point yang sebelumnya diberikan tetapi tidak memenuhi permohonan informasi yang diajukan.

Rayhan Dudayev dari ICEL menyatakan bahwa ada kesan Menko Luhut menutup-nutipi hasil kajian yang dilakukan oleh Komite Gabungan Reklamasi Teluk Jakarta.

“Menko Maritim telah menutup-nutupi hasil kajian yang menjadi dasar sikap inkonsisten terkait reklamasi Teluk Jakarta. Ini merupakan preseden buruk hak atas informasi sebagai bagian dari hak atas lingkungan,” ujar Rayhan.

Sementara itu, Nelson dari LBH Jakarta menyatakan bahwa dalam persidangan terungkap, wakil dari Menko Maritim hanya menyebut adanya rekomendasi tanpa adanya hasil kajian. “Ini menujukkan tidak ada dasar yang kuat dari Menko Luhut untuk melanjutkan proyek reklamasi dan bertindak sewenang-senang,” tegasnya.

Kuasa Hukum Tim Penggugat, Handika Febrian melanjutkan bahwa Menko Luhut tidak bisa memegang janjinya untuk membuka hasil kajian.

“Pernyataan yang disampaikan Menko Luhut hanya upaya untuk membuat publik semakin bingung dengan sikap pemerintah yang plin plan,” seloroh Handika.

Parid Ridwanuddin dari KIARA menyatakan kalau keadaannya seperti ini terus keadaan bisa tambah kacau. Menko Maritim pun akan mendapat ketidakpercayaan dari masyarakat. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menghentikan proses reklamasi ini,” pungkas Parid

Sidang lanjutan akan diadakan kembali pada minggu ke III atau IV Bulan Maret 2017 dengan agenda mediasi yang mana pihak termohon diharapkan memberikan kajian yang sesungguhnya. (Aljun/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

3 days ago

Implementasi EAZI di TTL Group, Tekan Port Stay

Surabaya (Maritimnews) - Terminal Petikemas Teluk Lamong (TTL) Group berkolaborasi berbagi peran dengan KSOP Utama…

4 days ago

TPS Gelar Safety Stand Down, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terhadap safety culture terus dilaksanakan secara…

4 days ago

Fit to Drive IPC TPK bagi 150 Sopir Truk Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) - Bertepatan dengan perayaan Hari Pelindo ke-5, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

5 days ago

Pelindo 5 Tahun Bersatu, Perkenalkan ADHARA

Jakarta (Maritimnews) - Bersamaan dengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-5 PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo,…

5 days ago

Kapal dan Pelabuhan: Kisah Cinta yang Tidak Perlu Dimerger

Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…

6 days ago