Categories: BakamlaTerbaru

Diperlukan Personel Tangguh dan Profesional untuk Kemajuan Bakamla

Konsinyering Pelatihan personel Bakamla di All Season Hotel, jakarta (12/4)

MNOL, Jakarta – Untuk mengembangkan organisasi Bakamla RI yang mampu memenuhi tugas dan fungsinya dengan baik sesuai dengan yang diamanatkan dalam UU No. 32 Tahun 2014 dan Perpres No. 178 Tahun 2014, diperlukan personel pengawak yang tangguh dan profesional.

Hal tersebut dikatakan Plt. Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Brigjen Pol Drs. Arifin, M.H., dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Direktur Penelitian dan Pengembangan (Dir Litbang) Bakamla RI Brigjen Pol Drs. Frederik Kalalembang, di hadapan puluhan peserta pada acara pembukaan Konsinyering Penelitian Direktorat Penelitian dan Pengembangan, di All Season Hotel, Jl. K.H. Zainul Arifin 5-7 Petojo Utara, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017).

Hal ini dapat dipenuhi, lanjutnya, salah satunya melalui kegiatan pelatihan dan pendidikan sesuai dengan bidang yang diperlukan (advance training).

Menurut Arifin, salah satu upaya dalam mewujudkan kegiatan pelatihan dan pendidikan yang efektif adalah melalui analisa kebutuhan pelatihan atau training needs analysis (TNA).

TNA adalah suatu proses identifikasi mengenai pelatihan/peningkatan kompetensi yang dibutuhkan pada tingkat personel, satuan kerja, maupun organisasi dalam rangka meningkatkan efektifitas dan performa organisasi, lanjut Pati Polri berbintang satu itu.

Melalui TNA dapat dipastikan bahwa suatu organisasi tidak dapat bersifat stagnan dan siap dalam menghadapi konflik internal dan eksternal, baik yang terjadi saat ini maupun di masa mendatang, sambungnya lagi.

Maka dari itu, lanjutnya, dibutuhkan suatu penelitian untuk menentukan bentuk TNA yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan organisasi Bakamla RI. Untuk itu perlu dilakukan pengumpulan data oleh pakar dalam bidang manajemen pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia di universitas atau institusi yang relevan melalui kegiatan konsinyering pada hari ini.

Arifin berharap, semoga kegiatan ini dapat memberikan pengayaan dan informasi kepada Tim Pelaksana Penelitian agar dapat diperoleh suatu penelitian yang berbobot dan mampu bermanfaat bagi Bakamla RI.

“Ucapan terima kasih kepada penyelenggara dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini. Dengan harapan, semoga apa yang menjadi keinginan dan tujuan dilaksanakannya penelitan ini dapat terwujud,” tuturnya penuh harap.

Acara yang akan berlangsung selama dua hari itu dihadiri puluhan peserta dari perwakilan tiap Satuan Kerja (Satker) Bakamla RI, dengan mengangkat tema: Penerapan Training Need Analysis (TNA) Guna Meningkatkan Profesionalisme Personel dalam Rangka Optimalisasi Sumber Daya Manusia Bakamla RI.

Agar acara dapat terlaksana lebih sempurna, panitia sengaja menghadirkan pemapar papan atas yang cukup terkenal dengan julukan Pakar SDM, yakni Dr. Supadi, M.Pd. dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Ir. Benny Bunyamin, M.Asr., dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang diwarnai dengan diskusi interaktif.

(Sutisna/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

3 days ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

6 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

7 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

7 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

1 week ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago