Categories: PelabuhanTerbaru

Upaya IPC Cirebon Merealisasikan Kegiatan Bongkar Muat Petikemas

Nota kesepahaman IPC cabang Cirebon dan MTI dilakukan di Kantor IPC Cirebon, Rabu tanggal 9 Maret 2017

MNOL, Cirebon – PT Pelabuhan Indonesia II/IPC Cabang Cirebon berupaya merealisasikan kegiatan bongkar muat petikemas, targetnya adalah merubah citra sebagai pelabuhan Batubara. Kini “wajah” pelabuhan Cirebon masih dipenuhi kapal batubara dari berbagai daerah Indonesia, kedepan pelabuhan Cirebon harus melayani kapal petikemas.

Pelabuhan Cirebon sendiri memiliki lebar alur 5 meter dan kedalaman 6,5 meter LWS yang artinya mampu melayani kapal petikemas dengan kapasitas angkut 200 TEUs, bahkan di pelabuhan tersebut telah tersedia lahan bagi container yard (CY) seluas 10.000 meter.

Potensi muatan petikemas bagi pelabuhan Cirebon, antara lain berasal dari industri rotan (mebel) dan benang (garmen) serta industri lainnya. Diperkirakan potensi kegiatan bongkar muat petikemas bisa mencapai 2.000 hingga 5.000 TEUs per bulan.

Salah satu upaya IPC Cabang Cirebon adalah menggandeng PT Multi Terminal Indonesia (MTI). Awal Maret 2017, terlaksana memorandum of understanding/nota kesepahaman tentang pengembangan dan pelayanan logistik yang bertujuan membangun kemitraan dan sinergi usaha. Penandatanganan dilakukan Direktur Utama PT MTI Tony Hajar dan General Manager IPC Cabang Cirebon Solikhin, di Pelabuhan Cirebon.

Selanjutnya nota kesepahaman menyusun Skema kerjasama pelayanan logistik penanganan jasa kepelabuhanan dan melakukan kajian kerjasama meliputi berbagai aspek, antara lain financial, teknis, operasional, dan legalitas. Nota kesepahaman menyepakati dibentuknya Tim Kerjasama.

MTI Cirebon Optimis

General Manager MTI Cabang Cirebon, Djoko Rismanto menyatakan dukungan nya dan menyambut gembira atas diitandatangani nota kesepahaman antara IPC Cabang Cirebon dan MTI. “Kami optimis atas sinergi antara IPC dan MTI, satu sisi bakal membangkitkan kegiatan petikemas di Pelabuhan Cirebon,” ujarnya kepada Maritimnews, Senin (3/4).

Berdasarkan hasil pertemuan MTI Cirebon bersama IPC Cirebon dengan instansi terkait seperti Disperindag dan KADIN Cirebon, terdapat 1.900 sampai 2.000 boks petikemas per bulan yang didominasi kerajinan Rotan ekspor keberbagai negara di Eropa, yang kegiatannya melalui pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

“Himpunan Industri Rotan kota Cirebon sangat mendukung kegiatan petikemas melalui Pelabuhan Cirebon agar dapat segera terwujud,” pungkas Djoko. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

12 hours ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

3 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

4 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

5 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

6 days ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

1 week ago