Categories: HankamTerbaruTNI AL

Kadislambairarmabar Terima Kehormatan Brevet Penyelam

Kadislambairarmabar Kolonel Laut (E) Monang Hatorangan S., menerima Kehormatan Brevet Penyelam di perairan Teluk Jakarta, Tanjung Priok.

MNOL, Jakarta – Kepala Dinas Penyelamatan Bawah Air Komando Armada RI Kawasan Barat (Kadislambairarmabar) Kolonel Laut (E) Monang Hatorangan S., menerima Kehormatan Brevet Penyelam oleh segenap penyelam TNI AL Kormabar di perairan Teluk Jakarta, Tanjung Priok.

Sebelumnya Kadislambairarmabar melaksanakan rangkaian kegiatan bawah laut yang terkait dengan penyelaman antara lain melakukan pengelasan bawah air.

Dalam sambutannya seusai penyematan brevet Kadislambairarmabar mengatakan bahwa prajurit Dislambair Koarmabar harus meningkatkan kemampuan dan profesional dengan didukung sarana dan prasarana yang memadai, sementara kondisi sarana prasarana dan peralatan salvage diver yang dimililiki sangat minim dan memprihatinkan. Hal ini dihadapkan dengan kondisi geografis Indonesa yang berada di posisi sabuk merah yang sangat rawan terjadi bencana alam dan antisipasi kecelakaan transportasi di lautan.

Menurut Kadislambairarmabar, dalam mengemban jabatan sebagai seorang perwira penyelam harus mampu meningkatkan soliditas, kemampuan dan profesionalisme prajurit serta alat peralatan tempur dan pendukungnya untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi satuan dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut. Hal ini sesuai dengan latar belakang Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan posisi yang sangat strategis, di mana dua pertiga wilayahnya berupa lautan dan berpenduduk lebih dari 230 juta jiwa.

Diharapkan ke depannya, peningkatan seperti tersebut di atas akan mendukung program pemerintah menjadikan NKRI sebagai poros maritim dunia, yang menggunakan laut sebagai sarana utama persatuan, ekonomi, transportasi, maupunpertahanan keamanan. Terlebih pada saat ini, TNI Angkatan Laut memiliki rencana penambahan armada yang akan diisi dengan kapal-kapal perang yang lebih besar, canggih, dan tentu saja tersebar di seantero Nusantara.

Sudah menjadi harapan bangsa agar salvage diver Dislambair Koarmabar harus memiliki personel yang kuat, solid, dan memiliki jiwa profesionalisme yang tinggi.  Selain itu harus memiliki skil yang mumpuni, yang tentu saja harus didukung oleh sarana dan prasarana, serta alat peralatan salvage diving yang dapat mengimbangi kondisi kekuatan kapal-kapal perang TNI Angkatan Laut terkini. (Anugrah/MNOL)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

7 hours ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

6 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

1 week ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago