Untuk para Penentang Reklamasi, Menko Luhut minta Buktikan secara Ilmiah di mana Salahnya

 

Menko Maritim Luhut Pandjaitan

MNOL, Jakarta – Menko Maritim Luhut B Pandjaitan di sela-sela acara Gerakan Aksi Bersih di Cilincing, Jakarta Utara (6/5) menyatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan naskah kajian soal reklamasi.Ia menegaskan hal ini masih dikaji oleh Bappenas.

“Kami masih menyiapkan, kalau sudah selesai saya akan undang semua stakeholder, termasuk yang menentang reklamasi itu untuk bicara. Jadi jangan bicara di koran. Bicara secara ilmiah dimana salahnya, baik secara legal maupun teknisnya,” ujar Luhut.

Namun ia juga mengingatkan agar para penentang reklamasi ini juga menyiapkan data agar tidak asal bicara. Sejauh ini ia beranggapan para penentang reklamasi ini hanya diliputi oleh subjektivitas dan kebencian terhadap salah satu pihak.

“Kita kan juga tidak mau negeri ini rusak. Jangan terus menuduh macam-macam. Kami juga punya harga diri, tidak mau kami macam-macam. Nanti kita akan undang siapa saja yang mau datang itu,” tandasnya.

Pasalnya, saat ini dengan adanya proyek reklamasi, pemerintah kerap tersudutkan dengan adanya isu-isu yang menyangkut sosial, politik, ekonomi, lingkungan, hingga kedaulatan. Dengan kata lain, melalui reklamasi pemerintah telah dianggap melanggar hukum dan menggadai negara ini kepada asing.

“Pokoknya nanti saya undang dan bawa data, jangan hanya bisa teriak-teriak,” pungkasnya.

Usai Pilkada DKI Jakarta yang juga kerap dikaitkan dengan isu reklamasi, Luhut mengaku belum ada pembicaraan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

“Saya belum ada pikiran ke sana, yang pasti datanya akan saya siapkan,” kata Luhut mengakhiri penjelasannya.

Perlu diketahui, Gubernur dan Wagub DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno merupakan salah satu penentang reklamasi. Penolakan terhadap reklamasi sering dilontarkan oleh keduanya saat kampanye dan debat kandidat.

Selanjutnya beberapa elemen masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) juga merupakan pihak yang konsisten terhadap penolakan reklamasi. Mereka akan menunggu undangan Kemenko Maritim untuk mendengarkan hasil kajian dan saling berdiskusi.

 

(Adit/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 day ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 day ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 day ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

3 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

3 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

4 days ago