Categories: BakamlaHankamTerbaru

Amankan Perairan Kawasan, Bakamla RI dan Australia Formulasikan Strategi Patroli Bersama

Final Planning Meeting Coordinated Patrol Shearwater 2017 dengan Maritime Border Command (MBC), guna melakukan koordinasi dalam pelaksaanan Patroli Terkoordinasi Luar Negeri, di Gedung MBC, Canberra, Australia.

MN, Canberra – Bakamla RI hadir dalam Final Planning Meeting Coordinated Patrol Shearwater 2017 dengan Maritime Border Command (MBC), guna melakukan koordinasi dalam pelaksaanan Patroli Terkoordinasi Luar Negeri, di Gedung MBC, Canberra, Australia, beberapa hari lalu.

Delegasi Bakamla RI dipimpin oleh Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksamana Muda TNI Andi Achdar, didampingi Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han), Kasubdit Rencana dan Evaluasi Operasi Kolonel Laut (P) Patkuryanto, Kepala Seksi Logistik Kustriyani, S.T., serta Komandan KN. 4805 Mayor Laut (P) Fajar Yuswantoro.

Kehadiran delegasi Bakamla RI disambut hangat oleh Kepala Operasi Australian Border Force (ABF) Commodore Andrew Camble beserta jajarannya. Kegiatan yang berlangsung sehari ini bertujuan untuk mencari solusi bersama terkait keamanan laut khususnya di wilayah perbatasan Indonesia – Australia. Selain itu, pertemuan ini diselenggarakan dengan maksud mempersiapkan rencana kerja sama kedua instansi dengan lebih matang, dimana dalam pelaksanaannya kapal Bakamla RI direncanakan akan mengunjungi Pangkalan ABF di Darwin.

Selain itu akan dilaksanakan juga pelatihan bagi kru kapal selama berada di Darwin. Kegiatan bersama ini merupakan upaya kedua belah pihak untuk meningkatkan kerjasama khususnya dalam meningkatkan kehadiran kedua negara di wilayah perbatasan masing-masing. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas personel Bakamla RI khususnya bagi anak buah kapal (ABK) KN 4805.

Isu strategis lainnya yang dibahas meliputi fokus kedua belah pihak pada isu maritim seperti illegal fishing, people smuggling, dan perlindungan lingkungan hidup. Diharapkan dengan dilaksanakannya patroli terkoordinasi luar negeri dengan ABF tahun 2017 ini dapat dijadikan acuan untuk kegiatan selanjutnya dengan hasil yang baik dan mampu memberikan pesan kepada komunitas maritim bahwa kedua negara bekerja sama dengan baik untuk meningkatkan keamanan wilayah kawasan.

Anugrah/MN

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK dan Integrated Planning Control

Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…

21 hours ago

82,7 Persen Publik Percaya Transparansi BPI Danantara, Modal Menjadi Korporasi Dunia

Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…

1 day ago

Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo Gibran Mencapai 80,4 Persen

Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…

2 days ago

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

3 days ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

3 days ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

3 days ago