Terlihat jumlah aksi mogok kerja JICT semakin berkurang dibanding sebelumnya.
MN, Jakarta – Hari ke-5 mogok kerja Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP-JICT) terlihat jumlah pekerja mogok semakin jauh berkurang, kerumunan tidak seperti ketika aksi mogok kerja di hari pertama, kedua, dan ketiga. Diperkirakan hal itu dampak dari himbauan pihak manajemen JICT, terkait formulir data pekerja yang secara resmi menyatakan kembali bekerja.
Seperti dikatakan Wakil Direktur Utama JICT Riza Erivan saat jumps Pers di hotel Ambhara Blok M, Minggu (6/8), dalam rangka membedakan pekerja yang akan kembali bekerja dengan yang masih akan melanjutkan aksi mogok, manajemen JICT telah menyediakan formulir untuk diisi dan ditandatangani oleh pekerja.
Menurut Riza, ada sekitar 600 pekerja JICT sejak 3 Agustus 2017 lalu melakukan aksi mogok kerja. “Kami sediakan form yang harus ditandatangani, selanjutnya bisa dikirim melalui whatsapp atau email. Bahkan kalau pekerja ingin ke kantor, kami udah sterilkan area untuk masuk bekerja hari Senin (7/8),” ujarnya.
Meski pihak manajemen JICT telah melayangkan Surat Peringatan SP 1 kepada 541 pekerja, Riza mengaku tidak segan-segan meminta para pegawai berdamai dan menyelesaikan permasalahan secara baik-baik, sehingga mereka bisa kembali bekerja.
(Bayu/MN)
Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkuat sinergi…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) area Panjang berhasil menjaga produktivitas…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…