Kapal Perang Thailand Berangkat Menuju Arena Latihan Bersama

Para personel Lantamal V Surabaya melepas keberangkatan dua Kapal Perang Thailand HTMS Khirirat-432 dan HTMS Shukotai-422 menuju ke daerah latihan di dermaga Madura Timur Ujung Koarmatim Surabaya, Sabtu (5/8).

MN, Surabaya – Asisten Operasi Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Asops Danlantamal) V Surabaya Kolonel Laut (P) Aris Harijadi W, S.H., melepas keberangkatan dua Kapal Perang Thailand HTMS Khirirat-432 dan HTMS Shukotai-422 menuju ke daerah latihan di Dermaga Madura Timur Ujung Koarmatim Surabaya, Sabtu (5/8).

Hadir dalam acara tersebut perwakilan para Dansat Armatim, perwakilan dan unsur armatim di Pangkalan Surabaya, Athan Thailand, Wadanden Intel Armatim, dan pejabat lainnya. Sedangkan pasukan deputasi terdiri dari satu peleton Satsik Lantamal V, satu peleton pamen gabungan, satu peleton, satu peleton pama gabungan, dua peleton bintara gabungan, dan satu peleton tamtama gabungan.

Kapal Perang Thailand HTMS Khirirat-432 dan HTMS Shukotai-422 adalah dua kapal perang jenis Corvette yang akan berada di daerah latihan hingga tanggal 11 Agustus mendatang. Meraka akan melaksanakan latihan dengan Kapal Perang Republik Indonesia di Laut Jawa bersama diantaranya dengan KRI Diponegoro-365 dan KRI Hasanuddin-366 serta unsur Helikopter jenis BO-105 dan CN-235 MPA dari Puspenerbal.

Setelah beberapa hari yang lalu, latihan dibuka secara resmi oleh Asisten Operasi Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Kolonel Laut (P) Ariyantyo Condrowibowo yang mewakili Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.AP. selaku Direktur Latihan di Puslatkaprang Kolat Koarmatim dan dilanjutkan dengan menyusun rencana kegiatan latihan bersama.

Maksud dilaksanakannya latihan bersama ini adalah untuk membangun kerjasama TNI AL dengan Royal Thai Navy dalam penegakan hukum terhadap penyelundupan, kejahatan transnasional, dan terorisme di laut. Kedua angkatan laut tersebut sepakat untuk menguji unit angkatan laut mereka untuk menanggapi kecenderungan terorisme saat di laut dengan melakukan Maritime Interdiction Operation (MIO).

Dalam latihan tersebut, TNI AL telah menunjuk Kolonel Laut (P) Rudhi Aviantara, S.E., M.Si, Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) sebagai Commander Task Group (CTG) dan Chief of Staff Frigatte Squadron 1 Capt. Surasak Pratanvorapanya (Deputy Commander Task Group) serta melibatkan lebih dari 500 personel TNI AL dan RTN termasuk unsur angkatan laut masing-masing negara.

Dengan terlaksananya latihan bersama ini diharapkan agar TNI AL juga RTN hubungannya semakin erat serta siap dan mampu bekerjasama dalam tugas melawan ancaman maritim.

Anugrah/MN

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Usia 13 Tahun Jadi Momentum IPC TPK Pacu Transformasi dan Peningkatan Layanan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…

1 day ago

IPC TPK Fasilitasi Uji Emisi Truk Peti Kemas Gratis

Jakarta (Maritimnews) - Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan implementasi komitmen Environmental, Social,…

1 day ago

Apa Kabar SIMON TKBM Pelabuhan Internasional Tanjung Priok?

Jakarta (Maritimnews) - Pelabuhan Tanjung Priok pintu gerbang logistik utama Indonesia adalah world class port…

2 days ago

Pelindo Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan & Sembako Gratis

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan…

2 days ago

Momentum HUT IPC TPK Ke-13, Hadirkan Khitanan Massal di Cilincing

Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…

4 days ago

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

6 days ago