NELPIN, Inovasi Riset Perikanan dan Kelautan Mudahkan Nelayan Tentukan Lokasi Tangkapan

Foto bersama peserta kegiatan yang bertajuk “Implementasi Program Nelayan Go Online”.

MN, Jakarta – Nelayan sebagai stakeholders utama KKP perlu mendapatkan akses teknologi yang sederhana dan tepat guna. Mendukung tiga pilar kebijakan KKP dan komitmen terhadap kesejahteraan nelayan, Kepala Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan, M. Zulficar Mochtar menyampaikan hasil inovasi riset kelautan dan perikanan yang diberi nama Sistem Informasi Nelayan Pintar (NELPIN). Dengan aplikasi NELPIN, diharapkan paradigma nelayan berubah menjadi menangkap ikan di laut bukan lagi mencari ikan di laut.

BRSDM melalui Pusat Riset Perikanan (Pusriskan) dan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Medan gandeng Ditjen Aplikasi dan Informatika (Aptika Kominfo) dan XL Axiata lakukan pembekalan sosialisasi aplikasi NELPIN kepada 100 nelayan dengan didampingi penyuluh perikanan setempat baru-baru ini (23/8). Dengan implementasi aplikasi NELPIN dalam kegiatan penangkapan ikan, diharapkan membantu nelayan mencari fishing ground sehingga bahan bakar dapat dihemat dan kegiatan penangkapan ikan menjadi lebih ramah lingkungan.

NELPIN merupakan aplikasi berbasis android yang dibangun dan dikembangkan tahun 2015 oleh Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP) untuk mendukung nelayan dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan. Aplikasi ini gabungkan pelbagai informasi berbasis android, seperti Peta Perkiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI), informasi cuaca, kesuburan perairan, dan informasi harga ikan.

Pada 2016 Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir (P3SDLP) lakukan pengembangan aplikasi tersebut, dengan ubahan pada beberapa fungsi seperti informasi PPDPI, cuaca, gelombang, angin, pelabuhan, harga ikan, serta menu perkiraan BBM dan bantuan. Ubahan ini mengacu pada kebutuhan nelayan.

Sumber informasi data yang terdapat pada aplikasi NELPIN adalah hasil kerja sama antara Balai Riset Observasi Laut (BROL) di85199 Perancak, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT).

Kegiatan yang bertajuk “Implementasi Program Nelayan Go Online” dibuka oleh Direktur Pemberdayaan Informatika, Septriana Tangkary, SE, MM. Pada kesempatan tersebut juga diberikan secara simbolis 10 unit telepon pintar berbasis Android yang sudah terdapat aplikasi NELPIN di dalamnya. Diharapkan pembekalan dan sosialisasi NELPIN ini dapat dimanfaatkan oleh nelayan untuk tingkatkan produksi dan menghemat biaya sehingga nelayan bisa lebih sejahtera.

Anugrah/MN

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

3 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

5 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago