Target Indonesia, Terpilih Kembali sebagai Anggota Dewan IMO periode 2018-2019

Presiden Joko Widodo saat mengikuti sidang MEPC-IMO di London, April 2016

MN, Jakarta – Sebagai negara maritim yang besar, Indonesia selayaknya mampu menunjukan eksitensi di dunia Internasional. Karenanya peran aktif Indonesia sebagai Anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) sangatlah penting. Indonesia memiliki posisi tawar cukup tinggi dan fungsi penting dan strategis, serta ikut menentukan arah dan kebijakan penyusunan aturan maritim internasional.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono menyebutkan, keanggotaan pada Dewan IMO memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk ikut serta menentukan kebijakan-kebijakan IMO yang sangat berpengaruh pada dunia kemaritiman. Keanggotaan Indonesia dalam Dewan IMO juga sejalan dengan visi Presiden RI, Joko Widodo menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut selaku administrator maritim menyiapkan strategi pemenangan Indonesia untuk kembali menjadi anggota dewan International Maritime Organization (IMO) periode 2018-2019 di bulan November 2017 mendatang.

“Perjuangan kami adalah menjadikan Indonesia terpilih kembali sebagai anggota Dewan IMO pada sidang Assembly yang akan dilaksanakan pada November 2017 nanti di London,” kata Dirjen Tonny di Jakarta, Jumat (4/8).

Mengingat tugas berat yang diemban oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut selaku administrator maritim di IMO tentunya perlu dukungan Kementerian/Lembaga lainnya agar rencana Indonesia sebagai anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2018-2019 dapat terwujud.

Adapun penunjukan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut selaku administrator maritim di IMO tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 40 Tahun 2015 tentang Kementerian Perhubungan, pasal 44 ayat (1) yang menetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menjadi penanggung jawab pelaksanaan kegiatan dan administrasi Pemerintah pada Organisasi Maritim Internasional dan/atau Lembaga Internasional di Bidang Pelayaran lainnya, sesuai peraturan perundang-undangan.

“Serangkaian kegiatan dalam rangka penggalangan dukungan untuk pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan IMO Kategori C periode 2018-2019 telah dilakukan termasuk penyusunan strategi pemenangannya dilakukan bersama antar Kementerian dan Lembaga dibawah koordinator Ditjen Perhubungan Laut,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

Jakarta (Maritimnews) – Tanggal 1 Oktober menjadi momentum penting bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Selain…

11 hours ago

Insiden Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Tidak Bisa Hanya ABK yang Bertanggung Jawab

Jakarta (Maritimnnews) - Pasca tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa beberapa waktu…

12 hours ago

Masa Depan Ekonomi Hijau Di Industri Maritim

Penulis: Arief Poyuono SE.M.Kom - Komisaris Pelindo Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk mencapai net-zero…

20 hours ago

Mahasiswa India Kunjungi IPC TPK, Destinasi Studi Banding

Jakarta (Maritimnews) – Berbekal semangat mewujudkan Operational Excellence, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus mengukuhkan…

2 days ago

Mengintip Dapur Pelabuhan! Peserta MAGENTA Tur Eksklusif di IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut kunjungan 46 peserta program Magang Generasi…

2 days ago

Pelindo Pangkas Entitas, Model Pengelolaan jadi Active Management

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memutuskan…

2 days ago