Tenaga Pendidik TNI AL Segera Peroleh Sertifikasi Dosen

Sertifikasi dan NIDN Gadik TNI AL.

MN, Surabaya – Perkembangan dunia pendidikan di lingkungan TNI Angkatan Laut, khususnya di lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi, Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) telah mengikuti berbagai macam peraturan yang diterapkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI (Kemenristekdikti) utamanya terkait dengan akreditasi institusi maupun program pendidikan (Prodi).

Sejumlah persyaratan akreditasi, Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) dan sertifikasi dosen merupakan hal-hal yang cukup penting dan perlu untuk diupayakan sesegera mungkin. Untuk menindaklanjuti program tersebut, TNI AL dalam hal ini Dinas Pendidikan TNI AL menyelenggarakan Workshop Pengurusan NIDN dan Sertifikasi Tenaga Pendidik TNI AL (Disdikal) di Gedung Dewakang, Akademi Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya Rabu (30/8).

Tim dari Disdikal yang dipimpin Kasubdit Bangdik Disdikal Kolonel Laut (KH) Dr. Bambang Suharjo, M.Si secara jelas memaparkan proses administrasi pengurusan NIDN dan sertifikasi dosen dihadapan peserta workshop yang berasal dari Seskoal, STTAL dan Akademi Angkatan Laut. Sedangkan selaku Assessor dalam kegiatan workshop tersebut yaitu Dr. Indrianawati Usman, S.E. M.Sc dari Universitas Airlangga Surabaya.

Dalam sambutan tertulis Kadisdikal Laksma TNI Sulistiyanto, S.E. M.M. M.Sc yang dibacakan Kolonel Laut (KH) Dr. Bambang Suharjo, M.Si menyampaikan selain untuk memenuhi persyaratan administrasi proses akreditasi, NIDN berfungsi sebagai identitas dosen di seluruh Indonesia, sedangkan sertifikasi dosen merupakan proses pemberian sertifikat pendidik untuk dosen yang selanjutnya menjadi bukti formal pengakuan yang diberikan kepada dosen sebagai tenaga profesional.

Kadisdikal juga mengatakan selain bermanfaat untuk kepentingan institusi pendidikan, NIDN dan sertifikasi dosen sangat bermanfaat bagi tenaga pendidik (Gadik) yang bersangkutan dalam kegiatan di dunia pendidikan sehingga dosen tersebut bisa mendapatkan hak-haknya disetiap kegiatan akademis yang dilaksanakan.

“Setelah kegiatan workshop ini agar kita dapat melaksanakan proses administrasi pengurusan NIDN dan sertifikasi dosen secara mandiri dan dapat mencapai hasil yang optimal”, kata Kadisdikal dalam sambutannya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

2 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

3 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

4 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

5 days ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

1 week ago

IPC TPK ReWear Project & Seragam Bekas

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan…

1 week ago