Categories: HLPelabuhanTerbaru

IPC Dukung Kolaborasi Antar Provinsi di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu

Pertemuan GM IPC Bengkulu dengan Seknas BUMP, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu.

 

MN, Bengkulu – Program kerjasama antar Provinsi mengenai pemberdayaan hewan ternak Sapi merupakan bentuk kolaborasi pertama kalinya, yang diharapkan menjadi pilot project bagi Provinsi lain di Indonesia. Hal itu dikatakan General Manager PT Pelabuhan Indonesia II/IPC Bengkulu, Drajat Sulistyo kepada Maritimnews, Sabtu (2/9).

Menurut Drajat, Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Bengkulu dan BUMP Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berkolaborasi guna merealisasikan target Provinsi Bengkulu sebagai lumbung daging nasional, karenanya pihak IPC Bengkulu siap memberi dukungan penuh agar program Swasembada daging terealisasi.

Dukungan IPC Bengkulu berupa produktifitas bongkar muat, serta akan menyiapkan dermaga khusus ternak. Bahkan IPC Bengkulu akan membangun life stock terminal seluas 200 hektar yang peruntukannya untuk terminal hewan ternak, sekaligus menjadi Hub wilayah Sumatera.

“Kami siap mendukung swasembada daging di provinsi Bengkulu, dukungan IPC antara lain menyediakan fasilitas lahan untuk menampung hewan Sapi sebelum dikirim ke wilayah lain,” ujarnya.

Sesuai Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Kementerian Perhubungan yang diterbitkan pada bulan Desember 2016, master plan pengembangan pelabuhan Baai Bengkulu telah menyiapkan zonasi khusus peruntukan bagi kegiatan pengembangan hewan ternak antar Provinsi.

“Bagi IPC maupun Sekretariat Nasional BUMP, ini merupakan bukti dukungan penuh terhadap program nasional maupun daerah,” pungkas Drajat.

Seperti diketahui, sebanyak 1.000 hewan ternak Sapi disepakati masok ke Provinsi Bengkulu dari Provinsi NTT melalui Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. “Untuk pengiriman perdana, Jumat (1/9), BUMP NTT mengirim 500 ekor Sapi sesuai kesepakatan 1.000 ekor Sapi dari pelabuhan Tenau Kupang,” kata Majestika, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu.

Sebanyak 500 ekor Sapi dari Kupang NTT diangkut menggunakan kapal cargo bernama Asia Putra (PT Pelayaran Sea Asih Lines) yang kegiatan bongkarnya di dermaga Nusantara 1 pelabuhan Baai Bengkulu. Selanjutnya kembali menuju pelabuhan Tenau Kupang pada hari Minggu (3/9) sesuai surat PPKB.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Perkuat Komitmen ESG Melalui Konversi Kendaraan Operasional Berbasis Listrik

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap operasional pelabuhan yang…

22 hours ago

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Oleh: Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Pelabuhan telah berkembang jauh melampaui sekadar pusat logistik.…

1 day ago

Pelindo Sosialisasikan Layanan Alat Pemindai Petikemas kepada Pelanggan

Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…

2 days ago

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

3 days ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

4 days ago