Categories: EnergiTerbaru

Kedaulatan Energi Adalah Kedaulatan NKRI

Selamat Hari Pertambangan dan Energi,

MN, Jakarta – Sebagai sebuah bangsa yang dahulu kala pernah menjadi salah satu negara yang besar dalam produksi minyak bumi, bahkan sudah terjadi sebelum bangsa ini memperoleh kemerdekaannya, Indonesia mengalami pergerakan yang berbalik arah pada saat ini.

Mulai dari masalah pasokan listrik yang belum maksimal, fluktuasi harga bahan bakar, hingga berbagai macam kebijakan pemerintah terkait energi yang menimbulkan kontroversi di masyarakat. Tak sedikit permasalahan tersebut yang terus-menerus berulang.

Salah satu isu utama yang sering didengungkan oleh pemerintahan yang saat ini dipimpin oleh Presiden Joko Widodo adalah tercapainya kedaulatan energi. Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk mencapai tujuan tersebut, mulai dari pembangunan berbagai macam proyek hingga pergantian beberapa menteri yang terkait dengan tujuan pemerintah ini. Setidaknya, di Kementerian ESDM sudah ada tiga orang yang pernah menempati posisi tersebut.

Apabila nanti kedaulatan energi tersebut tercapai, adakah pengaruhnya terhadap visi besar pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia? Ini merupakan pertanyaan yang pada dasarnya tidak menginginkan jawaban tidak apapun alasannya.

Mari kita coba sama-sama melihat ke dasar dunia kemaritiman kita dengan memasuki lapisan bawah dalam dunia kemaritiman kita, yaitu nelayan tradisional kita, dengan metode yang cukup sederhana saja.

Seperti kita ketahui, seorang nelayan yang hendak melaut hampir pasti memerlukan bahan bakar untuk menggerakan kapal atau perahu mereka. Namun ironisnya, seringkali kita dengar berita bahwa para nelayan tradisional kita tersebut kesulitan memperoleh solar.

Padahal nelayan-nelayan kita tersebut lah yang menjadi tulang punggung berkembangnya sektor kemaritiman kita. Nelayan kita maju, satu langkah kemajuan dalam sektor kemaritiman telah kita lewati.

Selain itu, keberadaan mereka juga merupakan legitimasi hidupnya dunia kemaritiman kita yang selama ini dianggap tidak berpihak kepada para anak bangsa yang berkelut di dunia tersebut. Saat nelayan kita melaut, itu bisa menjadi tanda bahwa sektor kemaritiman kita berjalan baik.

Apa jadinya bila kita punya teritorial laut yang sangat luas, namun tak ada nelayan kita yang melaut. Lebih parah lagi apabila ternyata nelayan kita tidak melaut tetapi nelayan asing yang melaut di wilayah laut kita.

Mungkin tak banyak nelayan-nelayan tradisional kita yang paham tentang apa itu kedaulatan energi. Yang mereka pahami adalah bahan bakar kapal atau perahu mereka murah dan mudah didapat untuk selanjutnya mereka bisa melaut.

Bisa disimpulkan bahwa kedaulatan energi yang ingin kita capai masih jauh panggang dari api. Namun setidaknya dengan adanya niatan awal untuk mencapai hal tersebut di kemudian hari kedaulatan energi yang impikan tercapai yang salah satu penandanya adalah semakin banyak nelayan kita di perairan kita sendiri.

Dan yang lebih penting adala dengan tercapainya kedaulatan energi tersebut akan berdampak langsung pada terjaganya kedaulatan NKRI.

Selamat Hari Pertambangan dan Energi.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

18 hours ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

3 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

3 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

4 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

4 days ago

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

5 days ago