Categories: DiplomasiHLTerbaru

Kolonel Laut (P) Salim pimpin Delegasi Indonesia dalam Operasi Atalanta

Delegasi Indonesia disambut Kepala Staf Gabungan di Markas UE di London, Inggris

MN, London – Operasi Atalanta merupakan operasi dalam bentuk gabungan Maritime Task Force yang diselenggarakan oleh Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa dalam mengatasi perompakan di Somalia.

Operasi ini berlangsung sejak tahun 2008 tepatnya pada tanggal 8 Desember 2008 dimana membutuhkan waktu 10 minggu dalam keputusan Dewan Uni Eropa. Beberapa peristiwa yang melatar belakangi operasi ini antara lain adanya peperangan, penyakit, lemahnya hukum serta penderitaan yang terjadi di negara Somalia.

Operasi ini tergabung dalam Combine Maritime Forces CTF-151 established Jan 2009. Dalam pelaksanaannya juga melaksanakan kerjasama dengan NATO yang juga melaksanakan Ocean Shield yang dimulai pada 17 Agustus 2009.

28 negara yang tergabung dalam Uni Eropa menyatakan bahwa hasil yang telah dicapai dalam operasi tersebut antara lain: Countering Piracy, Protecting World Food Program Aid, CIMIC; Working with the shipping industry. Sedangkan dalam hal diplomasi adalah adanya “third State integration dan strategic Comprehensive approach.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Salim dengan dua peserta, yakni Mayor Laut (P) Muhammad Firdaus dan Kapten Laut (P) Zuun Bashor yang akan ikut onboard dalam kapal perang Belanda HMS Rotterdam. Pelayaran itu memakan waktu selama kurang lebih 1 bulan yang tergabung dalam Atalanta Operation Eunovor 2017.

Sebelum melaksanakan kunjungan dan pemaparan ke Kepala Staf gabungan di Northwood, London, delegasi Indonesia juga mendapatkan beberapa masukan tentang penyelenggaraan konsep operasi, peran Military Commite dan Civilian di Markas Uni Eropa, Brussels, Belgia.

Keterlibatan Indonesia adalah memenuhi undangan dan kesepakatan dari pimpinan Uni Eropa dan Indonesia agar bisa berperan aktif dalam kegiatan penanganan pembajakan di laut. Hal itu mengingat tingginya intensitas jalur perdagangan dan pengamanan.

Kepentingan Indonesia baik di yurisdiksi nasional maupun yang melewati perairan Somalia serta adanya beberapa wilayah Indonesia yang masih rawan terhadap beberapa tindak kejahatan di laut menuntut untuk mengikuti pelatihan ini.

Indonesia juga memiliki pengalaman menangani perompak Somalia yang dilakukan terhadap MV Sinar Kudus beberapa tahun yang lalu, dengan mengirim Operasi Duta Samudera yang dipimpin langsung oleh Laksamana Madya TNI A.Taufiq yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut.

Pelajaran yang bisa diambil adalah bagaimana sejarah pembentukan Organisasi dalam operasi tersebut terhadap penyusunan Uni Eropa Maritime Security Strategy. Di mana Indonesia saat ini belum memiliki baik strategi Maritim maupun Maritime Strategy for Security.

Pengembangannya adalah bagaimana nantinya Indonesia mampu memimpin ASEAN untuk mengatasi segala macam ancaman yang berasal dari laut. Kita lihat saat ini, ancaman nyata yang kelihatan adalah perompakan di Laut Sulu yang sebagian juga masih terjadi di perairan kita. Dan juga sangat tepat sekali apabila diterapkan dalam mengatasi eskalasi konflik apabila Laut China Selatan yang kian hari makin memanas.

“Bangsa Indonesia harus belajar dan terbuka bahwa pada abad 21 selain ancaman perang hibrida maupun proxy, yang nyata adalah ancaman yang menggunakan media laut dan memerlukan kerjasama baik regional maupun multinasional. Pentingnya peningkatan kerjasama antara militer dan sipil merupakan salah satu solusi dalam melaksanakan setiap operasi perang maupun selain perang,” ujar Salim dari London melalui pesan singkatnya kepada maritimnews, (13/10).

Selanjutnya, lulusan AAL tahun 1995 ini ke depannya akan didaulat sebagai pembicara dalam Seminar UE Maritime Security. Tentunya ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi korps bermotto Jalesveva Jayamahe yang kini sedang mengusung World Class Navy.

“Dengan pengetahuan saya di bidang kemaritiman, Uni Eropa akan mengundang saya sebagai pembicara dalam seminar UE Maritime Security,” pungkas Salim.

 

(Adit/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

9 hours ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

18 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

19 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

1 day ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

2 days ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

2 days ago