Categories: HLPelabuhanTerbaru

Pelabuhan Kuala Tanjung, Ujung Tombak Tol Laut di Selat Malaka

Proyeksi Kuala Tanjung

MN, Medan – Program Tol Laut yang bertujuan untuk memperlancar arus distribusi barang dan jasa lewat laut, serta untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional tak lepas dari peranan pelabuhan. Pelabuhan utama yang bertaraf internasional menjadi prioritas pembangunan infrastruktur pemerintah guna mewujudkan visi Poros Maritim Dunia.

Di Selat Malaka, Pelabuhan Kuala Tanjung tengah diproyeksikan untuk itu. Pelabuhan ini akan menjadi simbol kekuatan NKRI di selat teramai di dunia tersebut dan menjadi penyambung ke pulau-pulau terluar yang berbatasan dengan Samudera Hindia.

Dalam kesempatan saat mengunjungi Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu, Menko Kemaritiman Luhut B pandjaitan memaparkan keinginannya agar Pelabuhan Kuala Tanjung yang teletak di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, mempunyai kedalaman hingga 14 Meter.

“Kemudian juga Pelabuhan Kuala Tanjung, itu kita ingin kedalamannya sampai ke 12-14 meter, supaya kapal kapal besar bisa masuk,” tandas Luhut.

Pelabuhan Kuala Tanjung yang sudah beroperasi sejak Agustus 2017 lalu hingga kini masih belum banyak disinggahi oleh kapal-kapal besar. Hal itu yang membuat pemerintah khususnya Kemenko Maritim menggebu untuk membenahi pelabuhan ini agar menjadi ujung tombak Tol Laut di Selat Malaka.

Purnawirawan Baret Merah itu lebih lanjut mengutarakan, komoditi di Sumatera Utara dan sekitarnya harus bisa dioptimalkan pengangkutannya lewat Kuala Tanjung.

“Industrial estate seperti kelapa sawit dan produksi turunannya itu bisa di sana, jadi kita ekspor itu sudah punya nilai tambah,” terangnya.

Selain pelabuhan, infrastruktur jalan juga disiapkan hingga 10 tahun ke depan. Hal itu mengingat arus logistik lewat laut dengan pelabuhan sebagai sarana utamanya juga harus didukung akses jalan yang dari dan menuju pelabuhan.

“Nah kemudian jalan sini ke Dumai, itu menjadi satu kesatuan itu sampai ke Kantu Prapat. Jadi ini satu terintegrasi. Proyek itu bisa nilainya bisa beberapa belas milyar dollar dalam kurun waktu mungkin 5 sampai 10 tahun, dan itu akan menciptakan lapangan kerja di Sumatera Utara,” beber Luhut.

Tak hanya itu, Pelabuhan Kuala Tanjung juga menjadi titik penentu guna menyuplai kebutuhan energi di Sumatera Utara. Hal itu akan berimplikasi kepada pertumbuhan ekonomi dan industri di Sumatera Utara.

“Sumatera Utara ini punya turis destinasi yang bagus, punya juga tempat industri yang bagus, dengan harga listrik yang relatif murah, karena dari hidropower dan strategic location-nya, berasal dari Selat Malaka, jadi cost-nya lebih murah,” tuturnya mengakhiri.

Setelah gagalnya Batam pada era Presiden Habibie untuk menyaingi Singapura sebagai pelabuhan utama di Selat Malaka, Kuala Tanjung diharapkan mampu berperan banyak di choke point dunia tersebut. Jejak kejayaan Kesultanan Aceh yang memegang kendali atas selat ini selama abad 15-16 dapat terulang dengan Kuala Tanjung.

 

(Adit/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

6 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

6 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

6 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

7 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

7 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

1 week ago