Kemenhub dan TNI AL jalin Sinergitas Wujudkan Konektivitas

Wakasal Laksdya TNI A Taufiqoerrachman dengan Menhub Budi Karya Sumadi

MN, Jakarta – Sinergi ekonomi yang bisa dilakukan dengan Angkatan Laut adalah menjadi inisiator untuk pengembangan ekonomi di daerah tertentu. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada acara Focus Group Discussion (FGD) Angkatan Laut dengan mengangkat tema “Melalui Perkembangan Infrastruktur dan Konektivitas Maritim Kita Tingkatkan Peran Angkatan Laut Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia” yang diselenggarakan di Wisma Elang Laut, Jakarta, Senin (18/12).

Menhub mengatakan angkatan laut adalah penjaga keamanan dan sebagainya tetapi fungsi sosial ekonomi dari TNI itu harus kita bangkitkan. “Kita bangun sinergi dulu dengan angkatan laut dan nanti kita subyektif memilih apa yang akan kita lakukan, kita tidak ingin juga apa yang kita lakukan tidak fokus pada hal-hal yang strategis,” ujar Menhub.

Menhub menyampaikan substansi pokok yang terkait dengan sinergi dan konektivitas, dalam hal ini Menhub menjelaskan mengenai konsep Tol Laut dan Tol Udara.

“Kemenhub secara terus menerus mendorong konektivitas tol laut dalam rangka menghilangkan disparitas harga yang terjadi antara wilayah barat dan timur Indonesia, disparitas harga akan menjamin ketersediaan barang sehingga dibutuhkan integrasi semua pihak,” jelas Menhub Budi.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan, bahwa tol laut berintegrasi dengan program Rumah Kita untuk mempermudah koordinasi dengan Pemda serta stakeholders terkait dengan kebutuhan barang dan pendistribusian barang di wilayah sekitar lokasi Rumah Kita.

Sementara itu program tol udara untuk menjangkau wilayah terpencil dan pelosok yang tidak terjangkau melalui jalur darat dan laut. Selain untuk mengangkut orang, tol udara ini juga akan membawa dan mendistribusikan barang-barang kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Tol Laut dan Tol Udara merupakan bagian dari program konektivitas adalah suatu mandat dari Nawacita yang merupakan program sarat filosofi dari Presiden Joko Widodo.

Menhub menambahkan bahwa konektivitas itu sendiri tidak mungkin terjadi apabila sinergi tidak tercapai. Apabila sinergi tidak menjadi bagian dari pemikiran-pemikiran.

“Saya ingin sampaikan bahwasanya kerjasama memang menjadi penting, sinergi kita butuhkan dan Insya Allah dengan sinergi, dengan kesungguhan kita untuk memberikan sesuatu untuk bangsa, Insya Allah kita menjadi manusia-manusia yang membuat indonesia yang lebih baik dan bersaing ditingkat nasional,” pungkas Menhub.

Turut menjadi narasumber adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Acara FGD dihadiri pula oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H. Purnomo, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Achmad Taufiqoerrochman.

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

5 days ago

Implementasi EAZI di TTL Group, Tekan Port Stay

Surabaya (Maritimnews) - Terminal Petikemas Teluk Lamong (TTL) Group berkolaborasi berbagi peran dengan KSOP Utama…

6 days ago

TPS Gelar Safety Stand Down, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terhadap safety culture terus dilaksanakan secara…

6 days ago

Fit to Drive IPC TPK bagi 150 Sopir Truk Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) - Bertepatan dengan perayaan Hari Pelindo ke-5, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

7 days ago

Pelindo 5 Tahun Bersatu, Perkenalkan ADHARA

Jakarta (Maritimnews) - Bersamaan dengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-5 PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo,…

7 days ago

Kapal dan Pelabuhan: Kisah Cinta yang Tidak Perlu Dimerger

Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…

1 week ago