Mendikbud: Lewat Budaya, Indonesia bisa kembali menjadi Penguasa Samudra

Mendikbud Muhadjir Efendi

MN, Jakarta – Dalam Malam Anugerah Budaya Maritim yang dihelat di Plaza Insan Berprestasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Senayan, Jakarta, Selasa malam (5/12/2017), Mendikbud Muhadjir Efendi menyatakan melalaui budaya, Indonesia harus menjadi penguasa samudra kembali.

Menurutnya, hal tersebut sudah dilakukan oleh imperium-imperium besar di Nusantara terdahulu. Mulai dari Sriwijaya, Majapahit hingga Kesultanan Islam, seluruhnya bercorak sebagai bangsa maritim yang menguasai samudra.

“Mataram di bawah kepemimpinan Sultan Agung Hanyokrokusumo meskipun terletak di pedalaman dan pesisir selatan, namun saat menyerang VOC di Batavia juga menggunakan armada lautnya. Apalagi kerajaan-kerajaan lainnya, semuanya memili armada laut yang kuat,” ujar Mendikbud.

Acara yang dihelat sebagai pemberian hadiah kepada para pemenang lomba pembuatan film pendek dokumenter kemaritiman ini, menjadi ajang unjuk kebolehan para sineas muda dalam mengembangkan bakatnya.

Namun demikian, sesuai dengan tujuan digagasnya festival film pendek kemaritiman dan festival dokumenter pelajar, yakni untuk melestarikan laut Indonesia, Muhadjir mengingatkan agar para sineas muda tersebut juga ikut aktif terlibat dalam kegiatan pelestarian laut di Indonesia.

“Kita memiliki kekayaan laut yang sangat besar, bahkan salah satu yang terbesar di dunia, tapi kalau kita tidak pandai merawat dan menjaganya, kita masih jadikan laut sebagai tempat sampah kita, maka keindahannya akan hancur,” ingatnya serius.

Menurutnya, industri pariwisata sangat menjanjikan karena potensi migas Indonesia telah turun. Negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Jepang juga menonjolkan budayanya khususnya yang menyangkut kemaritiman dalam membangun negaranya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Safri Burhanuddin mengatakan bahwa salah satu tujuan penyelenggaraan Festival Film Pendek Kemaritiman ini adalah untuk mempromosikan gerakan budaya bersih dan senyum.

Gerakan yang dilakukan bersama dengan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini, menurutnya dibuat untuk membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya budaya cinta kebersihan dan keramahan. “Apabila lingkungan bersih, maka sektor pariwisata akan jalan,” lanjut Safri.

Melalui film, tambah dia, akan muncul inspirasi dalam mendukung implementasi kegiatan yang terkait kemaritiman seperti mendukung kegiatan Gerakan Budaya Bersih dan Senyum (GBBS) dan Gerakan Indonesia Bersih, kegiatan pariwisata bahari, budaya seni dan olahraga, dan kegiatan yang sifatnya sosialisasi dan edukasi.

Terlebih lagi, pemuda Indonesia saat ini sedang keranjingan bermain gawai. Dan, menurut Safri, terlihat dari sekitar 400-an video yang  dikirim oleh peserta bahwa mereka cukup piawai untuk memproduksi sebuah video. “Kita tinggal menyisipkan konten dan memberi mereka wadah untuk berkreasi,” tuturnya.

Dalam Malam Anugerah Budaya Maritim itu film berjudul  “Kalase” yang disutradarai oleh Nur Rizky Hardy menjadi pemenang pertama. Selanjutnya film berjudul “Indonesia a maritime heaven in equator” yang disutradarai oleh M. Yusuf terpilih sebagai juara ke-2.

Sementara itu, film berjudul “Pahlawan Konservasi (Hari ini Untuk Esok Nanti)” yang disutradarai oleh Muhammad Kurniawan terpilih sebagai juara ke-3 sekaligus juara favorit yang terpilih berdasarkan jumlah penonton youtube terbanyak.

Malam Anugerah Budaya Maritim ini dimeriahkan pula oleh pertunjukan musik dari group band D’MASIV, serta alunan merdu suara penyanyi Masayu Paramitha.

Asisten Deputi Bidang Budaya Seni dan Olahraga Bahari Kosmas Harefa sebagai pemrakarsa kegiatan ini berharap mampu memberikan wadah apresiasi bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus berkontribusi dalam pelestarian kekayaan laut Indonesia.

“Saya ingin tahun depan, acara ini dapat diikuti oleh semakin banyak generasi muda Indonesia,” ujarnya yang ditemui sesaat sebelum berlangsungnya Malam Anugerah Budaya Maritim.

(Adit/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

2 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

4 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

1 week ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

1 week ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago