Categories: HLTeknologiTerbaru

Schneider Electric Raih Penghargaan di Ajang Teknologi Maritim Internasional

Marine Sales & Marketing Manager Schneider Electric, René Andersen, sesaat setelah menerima penghargaan “The most efficient ship solution” pada ajang International Green Shipping and Maritime Technology Summit yang diadakan pada tanggal 28-29 November 2017 lalu di Athena, Yunani.

MN, Jakarta – Schneider Electric, sebuah perusahaan global yang merupakan spesialis dalam hal transformasi digital di bidang manajemen energi dan otomasi, berhasil meraih penghargaan “The most efficient ship solution” pada ajang International Green Shipping and Maritime Technology Summit yang diadakan pada tanggal 28-29 November 2017 lalu di Athena, Yunani.

Solusi yang mendapatkan penghargaan adalah EcoStruxure, arsitektur digital IoT-enabled yang mencakup tiga lapisan inti teknologi, yaitu Connected Products, Edge Control, Analytics and Services yang diterapkan di kapal pesiar dan kapal feri.

Secara ringkas pengertian dari beberapa solusi yang tersedia tersebut adalah sebagai berikut:

  • Connected Products, yaitu solusi pemutus arus listrik yang saling terkoneksi.
  • Edge Control yang merupakan suatu perangkat lunak terbuka Power Monitoring Expert yang terintegrasi dengan sistem manajemen energi dan otomasi SCADA.
  • Apps, Analytics, and Services yaitu layanan EcoStruxure Asset Advisor yang memberikan analisis prediktif untuk menangani masalah di perangkat distribusi listrik untuk mengurangi risiko mati listrik serta mengoptimalkan perawatan.

Marine Sales and Marketing Manager Schneider Electric René Andersen mengungkapkan bahwa kunci utama dalam mengamankan proses-proses yang terjadi dalam kapal adalah pemeliharaan.”Pemeliharaan memainkan peran kunci dalam mengamankan proses-proses yang terjadi kapal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, René menjelaskan bahwa 77% potensi kebakaran berhasil dihindari dengan perawatan rutin yang dilakukan oleh pemilik kapal.

“Dua puluh dua persen kebakaran disebabkan oleh kegagalan perangkat listrik, 17% disebabkan oleh pelayanan dengan kinerja buruk, dan 77% dapat dihindari dengan perawatan rutin,” lanjutnya.

“Saat ini, teknologi arsitektur dan platform digital baru seperti EcoStruxure memungkinkan pemilik kapal untuk mengandalkan Pemeliharaan Berbasis Kondisi (Condition-Based Maintenance) yang dioptimalkan untuk mengurangi biaya downtime dan perbaikan, dan siklus perawatan yang menawarkan kepatuhan pada Classification Societies (organisasi non-pemerintah yang menetapkan dan menjaga standar teknis untuk konstruksi dan pengoperasian kapal dan struktur lepas pantai) dengan biaya yang diminimalkan,” tukasnya.

Dengan pengalaman lebih dari 90 tahun di industri kelautan dan kehadiran yang kuat di negara-negara pembuat kapal, angkatan laut, armada niaga, serta pasar lepas pantai, Schneider Electric menawarkan portofolio solusi manajemen energi yang lengkap. Mulai dari distribusi listrik, perlindungan dan pengendalian mesin hingga ke sistem otomatisasi kapal dan listrik yang aman, termasuk shore power connection (koneksi listrik langsung dari pelabuhan ke kapal ketika kapal sedang bersandar).

Schneider Electric baru-baru ini menyelesaikan implementasi shore power connection untuk Holland America Cruise Ship Veendam di Terminal Pelayaran Alexandra yang baru di Old Montreal. Solusi tersebut diperkirakan dapat menghilangkan 2.800 ton gas rumah kaca setiap tahunnya.

The International Green Shipping and Technology Summit yang diselenggarakan oleh Global Industry Events Summit secara khusus membahas topik tentang teknologi pengiriman, pembuatan kapal, dan green maritime untuk mengurangi polusi di laut serta meningkatkan efisiensi kapal sebagai target EU2020. Acara ini mengumpulkan 200 pakar dan perusahaan perikanan utama di seluruh dunia yang memiliki pengaruh besar di dalam industri tersebut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Abu Dhabi Ports Group Lirik MNP

Makassar (Maritimnews) - Peluang kolaborasi internasional di sektor kepelabuhanan dan kawasan industri semakin terbuka setelah…

3 days ago

Bank Mandiri Siap Dukung Infrastruktur Pelindo di Indonesia Timur

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkuat sinergi…

5 days ago

Triwulan I 2026, IPC TPK Panjang Tumbuh 2,06%

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) area Panjang berhasil menjaga produktivitas…

5 days ago

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

6 days ago

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

1 week ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

1 week ago