Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Menteri Susi Resmikan Bektram TNI AL

Kasal dan Menteri Susi saat meresmikan Bektram di Pasuruan

MN, Pasuruan – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi meresmikan Pusat Pembekalan Keterampilan (Bektram) TNI AL di Grati, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (22/2). Bektram tersebut didirikan sebagai tempat pelatihan pertanian, perikanan, dan perindustrian bagi prajurit dan purnawirawan TNI AL untuk mendukung swasembada pangan.

“Bektram ini untuk memberikan pelatihan pada purnawirawan TNI AL untuk bisa menjadi entrepreneur atau pengusaha rumahan. Ya paling tidak untuk mencukupi kebutuhan masa pensiun. Untuk prajurit aktif tentunya untuk mempersiapkan mereka pada saat membuka wilayah-wilayah baru karena pulau kita banyak,” ujar Menteri Susi saat meninjau Bektram.

Menteri Susi berpendapat, dengan iklim tropis, Indonesia seharusnya bisa swasembada pangan bahkan menjadi pengekspor produk pangan dunia, utamanya dari sektor perikanan. “Udara, lahan, laut semua kita sudah punya. Tidak ada yang harus kita cari. Tinggal kemauan memanfaatkannya,” ungkapnya.

Menteri Susi menilai pusat-pusat pelatihan, pembelajaran, dan pembekalan menjadi penting untuk membekali anak bangsa dengan keterampilan yang cukup. Tak hanya untuk TNI AL, tapi seluruh lapisan bangsa termasuk anak sekolah.

Oleh karena itu, ia meminta kementerian/lembaga yang memiliki yayasan pendidikan agar meningkatkan kualitas pendidikan masing-masing dengan mengikuti perkembangan zaman. Hal ini penting untuk menjawab perubahan zaman, di mana di era digitalisasi ini banyak kegiatan manusia sudah  diambil alih oleh robot dan mesin terutama tugas administrasi.

“Kalau kita punya kemampuan dari keterampilan konvensional (pertanian, perikanan, perindustrian) minimal, ketahanan pangan (bisa terwujud), tidak ada kelaparan di bumi Indonesia. Tidak ada lagi cerita kita harus impor bahan pangan,” jelas dia.

Guna pemerataan pembekalan keterampilan, Menteri Susi juga mengusulkan agar Bektram dibangun di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di wilayah terluar dan perbatasan. “Ini juga untuk menunjang program pemerintah menuju ke ketahanan pangan, swasembada pangan, baik di perikanan maupun pertaniannya,” lanjutnya.

Sementara itu, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi mengungkapkan, Bektram merupakan bagian dari unit Diswatpersal Program Kerja Balurjaltim. Bektram Grati merupakan pilot project yang nantinya bisa dikembangkan di wilayah lain.

“Badan seperti ini kita pusatkan di Grati karena lahannya ada, Prokimal di sini ada sehingga kita konsentrasikan di sini. Ini selain mendukung masyarakat dan purnawirawan yang ada di sini, juga untuk prajurit aktif sebelum pensiun,” kata Kasal.

Menurut dia, sasaran utama program kerja Bektram sementara difokuskan di Pulau Jawa, mengingat sebagian besar prajurit TNI AL berada di Jawa.

“Kita punya 54 Lanal tipe A B C. Nantinya hasil didikan dari sini akan kita sebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Nanti akan kerja sama dengan kementerian dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Pusat Bektram TNI AL dibangun di atas lahan seluas 100 hektar di lahan Puslatpur TNI AL Grati. Untuk pelaksanaan pelatihannya sendiri, TNI AL bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kementerian Pertanian (Kementan), dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Dalam peresmian tersebut juga dilakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara TNI AL, KKP, dan Kementan dalam rangka Bimtek terpadu Bektram TNI AL.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Susi dan Kasal juga berkeliling melihat pameran hasil produk dan teknologi Bektram yang diakhiri dengan penanaman pohon.

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

1 hour ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

6 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

6 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

7 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

7 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

1 week ago