Categories: HLPelabuhanTerbaru

Ganti Rugi Tahap I Terminal Kijing Telan Dana hampir Rp 43 Milyar

Suasana pembayaran ganti rugi tahap I Terminal Kijing, Kalimantan Barat

MN, Pontianak – Dalam rangka merealisasikan pembangunan Terminal Kijing yang berlokasi di Desa Sungai Bundung Laut dan Desa Sungai Kunyit Laut, Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat, PT Pelabuhan Indonesia II/IPC melakukan pembayaran Ganti Rugi Pertama Tahap I terhadap lahan seluas ±14 hektar.

Corporate Secretary IPC, Shanti Puruhita menjelaskan bahwa pembayaran Ganti Rugi Pertama Tahap I terdiri atas pembayaran 63 Bidang tanah berikut bangunan diatasnya serta terdapat beberapa asset pemerintah yang akan dilakukan relokasi.

Terminal Kijing berlokasi di sisi laut yang merupakan ekstensi dari Pelabuhan Pontianak, pembangunannya direncanakan dikerjakan melalui 2 (dua) tahap, dibagi menjadi 4 terminal, yakni Terminal Petikemas, Terminal Multi Purpose, Terminal Curah Cair dan Terminal Curah Kering. Selain itu Terminal Kijing juga akan ditunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Menurut Shanti, mengacu pada kondisi Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat yang merupakan pelabuhan sungai di tengah kota Pontianak sudah sangat padat sehingga sulit melakukan pengembangan sisi darat, ditambah lagi posisinya sebagai pelabuhan sungai draft dangkal sehingga tidak mampu mengakomodir kapal-kapal besar.

Ditempat terpisah, Ketua Tim Satker Pembebasan Terminal Kijing, Nur Utomo menjelaskan kepada Maritimnews, bahwa proses pembayaran lahan seluas ±14 hektar masih berlangsung sejak hari Jumat tanggal 23 Februari 2018 dengan jumlah rekening 63 nama yang total pembayaran Rp 42.987.624.784 (mencapai 43 milyar rupiah).

“Tercatat 63 penerima ganti rugi pertama, pemilik lahan seluas kurang lebih 14 hektar tersebut bukan hanya berbentuk sertifikat, tapi pemilik objek ganti kerugian. Sedangkan bukti kepemilikannya ada yang sertifikat dan ada juga SKT (Surat Keterangan Tanah),” pungkasnya.

Sementara itu Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah, BPN serta masyarakat setempat sehingga proses pembangunan terminal Kijing dapat berjalan baik dan lancar.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Analisis Penerbitan Perpres No.41/2026 tentang Penguatan Logistik Nasional

Ruang lingkup pengaturan Perpres ini meliputi Strategi Penguatan Logistik Nasional, Pengukuran Kinerja Logistik Nasional dan…

21 hours ago

Sosialisasi PKB Pelindo dan SPPI, Komitmen Hubungan Harmonis

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…

3 days ago

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK dan Integrated Planning Control

Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…

4 days ago

82,7 Persen Publik Percaya Transparansi BPI Danantara, Modal Menjadi Korporasi Dunia

Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…

4 days ago

Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo Gibran Mencapai 80,4 Persen

Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…

5 days ago

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

6 days ago