Categories: HankamHLTerbaru

Pengamat: Sinergi TNI dan Polri dalam Memberantas Narkoba sangat Diperlukan

Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas NH Kertopati

MN, Jakarta – Terkait penangkapan MV Sunrise Glory yang membawa narkoba jenis sabu sebanyak 1 ton di Selat Philips, perbatasan RI-Singapura oleh unsur KRI Koarmabar, Rabu (7/2) lalu, membuat matra bermotto Jalesvevea Jayamahe ini banyak mendapat apresiasi dari khalayak.

Termasuk salah satunya dari pengamat militer dan intelijen Susaningtyas NH Kertopati di Jakarta. Melalui pesan singkatnya, pengamat yang aktif mengajar di beberapa Perguruan Tinggi ini mengungkapkan apresiasinya kepada jajaran armada TNI AL dan stakeholder lainnya.

“Ini menunjukkan semakin kuatnya sinergi antar aparat keamanan. Komitmen antara pimpinan TNI dan Polri untuk memberantas peredaran Narkoba semakin intens sesuai instruksi presiden yang menyatakan Indonesia Darurat Narkoba,” terang Nuning biasa akrab disapa di Jakarta, (10/2).

Menurutnya, kewenangan TNI AL untuk menangkap para pelaku tindak pidana di laut sesuai dengan Hukum Internasional dan Hukum Nasional yang berlaku.

“Overlaping kewenangan antara TNI AL dan aparat keamanan lainnya, termasuk dengan Polri harus dilihat sebagai bentuk integrasi dan bukannya rebutan untuk menonjolkan diri. Kesadaran untuk berintegrasi antar aparat keamanan di Indonesia adalah kunci sukses pemerintah Indonesia menyelamatkan generasi muda Indonesia,” bebernya.

Tak hanya itu, mantan Anggota Komisi I DPR RI ini menyatakan BNN sebagai penjuru perlu lebih memberdayakan semua instansi hukum di Indonesia untuk memberantas peredaran Narkoba.

“Di seluruh dunia juga tampak bagaimana pihak kepolisian sebagai leading sector harus mampu merangkul dan mengoptimalkan seluruh kewenangan hukum yang dimiliki semua institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” terangnya lagi.

Masih kata dia, BNN juga dapat lebih terbuka dan akomodatif untuk menerima prajurit TNI sebagai organik di dalam struktur organisasinya. Sehingga sinergi betul-betul kuat.

“BNN seperti halnya Bakamla dapat diawaki oleh TNI, Polri, Jaksa dan aparat lainnya,” tandas Nuning.

Terutama dalam memberantas narkoba untuk menyelamatkan generasi bangsa, sinergi TNI dan Polri sangat diperlukan.

“Sinergi TNI dan Polri dalam memberantas Narkoba harus bisa menjadi faktor penggentar pelaku tindak pidana Narkoba sehingga mereka takut sekaligus menjadi model yang patut dicontoh negara lain,” pungkasnya.

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

16 minutes ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 hours ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

12 hours ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

20 hours ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

23 hours ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

2 days ago