Kegiatan di TPK Koja
MN, Jakarta – Sejak pelabuhan Tanjung Priok disinggahi kapal petikemas raksasa seperti kapal CMA-CGM, maka beberapa Terminal pun bebenah, termasuk Terminal Petikemas (TPK) Koja yang mulai melirik fasilitas Crane super canggih.
Menurut Direktur Pembinaan Anak Perusahaan (PAP) PT Pelabuhan Indonesia II/IPC, Riri Syeried Jetta, TPK Koja akan mengganti tiga unit Container Crane baru jenis Super Post Panamax guna meningkatkan produktivitas bongkar muat petikemas.
“Tahun 2018 segera dimulai nempersiapkan sarana penunjang dan daya dukung untuk memasang penggantian fasilitas crane baru,” terangnya kepada Maritimnews, Jumat (23/2).
Sebelum penggantian tiga CC baru, TPK Koja akan mempersiapkan penguatan dermaga dan kedalaman alur kolam pelabuhan hingga 16 LWS agar dapat melayani kapal petikemas generasi ke-V kapasitas 10.000 TEUs.
Adapun kapasitas crane Super Post Panamax mencapai 17-18 Row, sehingga otomatis tidak ada idle time dan semakin meningkatkan produktifitas bongkar muat di TPK Koja.
TPK Koja merupakan kerjasama operasi antara PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC dan Hutchison Ltd. Hongkong melalui PT Ocean Terminal Petikemas yang mengoperasikan tujuh unit CC, namun produktivitasnya dinilai rendah dan tidak mampu bersaing dengan NPCT1.
(Bayu/MN)
Ditulis oleh: Arief Poyuono SE,MKom (Komisaris Pelindo) Pelabuhan dan terminal yang tersebar di seluruh dunia…
Jakarta (Maritimnews) – Penutupan Triwulan III tahun 2026, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan…
Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…
Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…
Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…