Categories: BakamlaHankamTerbaru

Kabakamla RI: Samakan Persepsi untuk Cegah Ego Sektoral

Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Arie Soedewo.

MN, Jakarta – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Ari Soedewo kembali menegaskan bahwa sinergi antar seluruh instansi yang memiliki kewenangan di laut merupakan kunci untuk mencapai hasil yanng optimal dalam pengelolaan keamanan laut.

Saat ini, Berbagai permasalahan terkait kemaritiman di tanah air kerap muncul ke permukaan, seperti aktivitas pelanggaran hukum, tindakan kekerasan dan kriminal, masalah pelayaran dan navigasi, persoalan perbatasan, pencemaran lingkungan dan perusakan ekosistem laut, hingga problem transnational organized crime.

Contoh teranyar adalah masuknya berton-ton narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi lewat jalur laut. Hal ini menjadi bukti kuat sekaligus sinyal bagi aparat penegak hukum di laut untuk siap mengantisipasinya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa untuk mencapai hasil yang optimal dalam penegakan kemanan di laut, diperlukan sinergi antara instansi-instansi yang memiliki kewenangan di laut.

“Tidak ada satu pun negara di dunia ini yang mampu mewujudkan jaminan keamanan di laut hanya oleh satu institusi secara mandiri, tidak terkecuali dengan Bakamla. Oleh karena itu, untuk mencapai hasil yang optimal, kata kuncinya adalah keterpaduan, yaitu mensinergikan seluruh kemampuan dan kekuatan dari instansi-instansi yang memiliki kewenangan di laut,” jelas perwira TNI AL berbintang tiga tersebut.

Ia juga menekankan hal tersebut dengan memberikan saran bagaimana cara agar sinergi tersebut bisa tercapai serta sebagai antisipasi munculnya ego sektoral yang kerap kali terjadi dalam penegakan keamanan di lalut, yang salah satu caranya adalah dengan penyelenggaraan Rapimnas 2018 yang berlangsung 28 s.d 29 Maret 2018.

“Adanya permasalahan ego sektoral antar berbagai instansi dalam penegakan hukum di laut dapat diatasi atau diminimalisir, salah satu caranya yaitu dengan menyamakan persepsi melalui koordinasi yang berlangsung dalam pertemuan Rapimnas 2018 yang juga mengundang pihak-pihak yang memiliki kewenangan di laut lainnya,” ungkapnya.

Trianda Surbakti

Share
Published by
Trianda Surbakti

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

5 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

5 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

6 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

6 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

6 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

1 week ago