Jabat Danlanal Ternate, Komandan KRI Banda Aceh-593 Serahkan Jabatan Kepada Dansatlinlamil Jakarta

Dansatlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Bambang Trijanto menerima penyerahan jabatan Komandan KRI Banda Aceh 593 dari Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto, S.E., M.H.. di Geladak Heli KRI Banda Aceh-593, Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

MN, Jakarta – Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Dansatlinlamil) Jakarta Kolonel Laut (P) Bambang Trijanto menerima penyerahan jabatan Komandan KRI Banda Aceh-593 dari Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto. Penyerahan jabatan tersebut dilaksanakan di Geladak Heli KRI Banda Aceh-593, Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (28/5).

Selanjutnya, Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto akan menempati jabatan sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Ternate. Alumni AAL angkatan 43 tahun 1997 ini menjabat Komandan KRI Banda Aceh-593 sejak 8 Februari 2017 menggantikan Kolonel Laut (P) Budi Santoso dan pada Senin (28/5)  ini menyerahkan jabatannya kepada Komandan Satlinlamil Jakarta sambil menunggu penggantinya.

Komandan Satlinlamil Jakarta mengatakan bahwa jabatan Komandan KRI merupakan jabatan yang sangat strategis karena memiliki kewenangan dan kekuatan yang sangat luas. Oleh karena itu, beliau menekankan untuk menjaga kepercayaan yang diberikan tersebut dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

“Jabatan Komandan KRI merupakan jabatan yang sangat strategis yang memiliki kewenangan dan power yang sangat luas. Oleh karena itu berbanggalah kepada para perwira yang dipercaya oleh TNI AL dan negara untuk menjadi seorang komandan KRI”, tandasnya.

Lebih lanjut,  Dansatlinlamil Jakarta juga menekankan akan pentingnya wawasan kepemimpinan saat ini dan juga di masa yang akan datang. Di mana pola kepemimpinan akan tetap bertumpu pada cara pandang jauh ke depan dengan cakarawala yang lebih luas, sebagai basis terwujudnya pola pikir, pola sikap, dan pola tindak yang komprehensif, sistematis, integral, serta antisipatif terhadap dinamika lingkungan strategik yang sekarang ini terasa semakin cepat berubah.

“Selain itu perlu dipelihara dan dipertajam kepekaan terhadap permasalahan anak buah yang diaktualisasikan pada kepedulian yang tinggi terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya,” tukasnya.

KRI Banda Aceh-593 merupakan kapal jenis landing platfrom dock (LPD) yang dibangun dan diproduksi oleh PT PAL Surabaya. Kapal perang buatan anak bangsa yang diluncurkan pada tahun 2010 tersebut diproduksi untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia.

KRI Banda Aceh-593 dibangun dengan menggunakan konstruksi lambung ganda (double bottom) untuk memudahkan manuver serta dilengkapi dengan bow thruster yang berfungsi untuk memecah gelombang.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Masa Depan Ekonomi Hijau Di Industri Maritim

Penulis: Arief Poyuono SE.M.Kom - Komisaris Pelindo Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk mencapai net-zero…

3 hours ago

Mahasiswa India Kunjungi IPC TPK, Destinasi Studi Banding

Jakarta (Maritimnews) – Berbekal semangat mewujudkan Operational Excellence, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus mengukuhkan…

20 hours ago

Mengintip Dapur Pelabuhan! Peserta MAGENTA Tur Eksklusif di IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut kunjungan 46 peserta program Magang Generasi…

1 day ago

Pelindo Pangkas Entitas, Model Pengelolaan jadi Active Management

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memutuskan…

1 day ago

TPS dan PSL Hadirkan Dua Unit Container Scanner

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)…

2 days ago

Sambut Pelindo Day, Makassar Gelar Turnamen Padel

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Pelindo Day, yang diperingati setiap 1 Oktober, PT Pelindo…

3 days ago