Tidak Melaut Sepekan, Tradisi Nelayan Pidie Jaya Menjelang Lebaran
MN, Pidie Jaya – Selama sepekan, ribuan nelayan di Pidie Jaya (Pijay) tidak melaut. Kegiatan menjelang lebaran tersebut digunakan untuk menyambung silaturahmi.
“Sudah menjadi tradisi bagi ribuan nelayan yang pada umumnya memilih tidak melakukan aktifitas melaut, mulai dua hari menjelang hari raya Idul Fitri hingga tiga hari setelah Lebaran atau selama sepekan,” kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indinesia (HNSI), seperti yang dikutip tribunews Jumat (8/6).
Biasanya tiga hari pascalebaran, umumnya para nelayan melakukan aktivitas sebagaimana biasanya untuk menjaga pasokan ikan tetap normal di berbagai pusat pasar dalam kabupaten serta luar daerah. Sementara untuk Lebaran Idul Adha umumnya para nelayan memilih selama sepekan pascalebaran tidak melaut, mulai hari pertama hingga hari keenam.
Selama bulan Ramadhan aktivitas nelayan di berbagai Tempat Pendaratan Ikan (TPI) atau Kuala tetap berjalan normal. Perolehan hasil tangkapan pun masih tergolong normal.
Dari pemantauan, hasil tangkapan masih berkisar 3 sampai 5 tong viber. “Menyangkut dengan harga, hingga saat ini atau selama bukan puasa masih tetap normal,” jelasnya. Misalnya harga ikan tongkol, masih bertahan Rp 20.000/kg, dencis Rp 25.000/kg, dan ikan teri kering Rp 50.000/kg.(hsn)
Bandar Lampung (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus penguatan infrastruktur bongkar muat, IPC…
Korido (Maritimnews) - Dalam rangka memperkuat konektivitas wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) dan…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus memperkuat kapasitas komunikasi korporasi di tengah tantangan…
Jakarta (Maritimnews) - Akselerasi digitalisasi untuk mewujudkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Karya Sejahtera…
Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang semakin moncer setelah kehadiran Quay…