Libya Amankan 165 Migran Setelah Bertahan 60 Jam di Perahu Karet

Libya Amankan 165 Migran Setelah Bertahan 60 Jam di Perahu Karet

MN, Libya – Pihak angkatan laut Libya menyelamatkan setidaknya 165 migran tidak berdokumen dari sebuah perahu karet di lepas pantai Castelverde, barat laut Libya, Selasa, 16 Juli 2018. Dalam penyelamatan itu pihak keamanan menemukan mayat bayi yang berada di laut selama 60 jam.

Dalam sebuah pernyataan yang dilansir Anadolu dan portal berita kriminologi.id, Rabu, 18 Juli 2018, migran, termasuk 34 wanita dan 12 anak-anak, diselamatkan dari sebuah perahu karet di lepas pantai, 75 kilometer timur Tripoli.

Para migran tersebut terdampar selama lebih dari 60 jam di laut tanpa makanan dan air. Dalam operasi penyelamatan itu, angkatan laut juga menemukan mayat bayi.

Para migran tersebut diketahui terdiri dari dua orang Aljazair, dua orang Bangladesh, seorang warga Mesir dan berbagai warga negara Afrika lainnya.

Sementara itu, dalam akun Twitternya, Oscar Camps, kepala LSM Spanyol Proactiva Open Arms, menuduh pasukan angkatan laut Libya yang didukung oleh pemerintah Italia “meninggalkan seorang wanita dan seorang anak tewas di atas perahu”.

Sejak runtuhnya otoritas pusat di Libya pada tahun 2011, pantai barat laut negara itu telah menjadi pusat migrasi ilegal ke Italia dan negara-negara lain di Eropa.

Libya merupakan titik transit utama bagi para migran Afrika yang mencari akses ke Eropa, terutama Italia. Jumlah migran melonjak pada 2014. Lebih dari 650.000 pengungsi menyeberangi laut Tengah sejak saat itu.

Rute dari Libya melalui Mediterania ke Italia dan negara Uni Eropa, menarik hampir 120.000 orang pada tahun 2017. Sebuah perahu yang penuh dengan pengungsi dan migran tenggelam di lepas pantai Tunisia pada awal Juni menewaskan 112 orang.

Husni Baroqah

“Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”

Share
Published by
Husni Baroqah

Recent Posts

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi Ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

21 hours ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

2 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

3 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

4 days ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

6 days ago

IPC TPK ReWear Project & Seragam Bekas

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan…

7 days ago