Categories: TeknologiTerbaru

Gandeng Garmin Italia, Pushidrosal Jajaki Kerja Sama Penggunaan Peta Laut Indonesia

Penandatanganan kerjasama antara yaitu Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos, S.H., M.H dan Mr. Andrew Etkind (Vice president – General Council and Secretary Garmin).

MN, Jakarta – Dalam upaya meningkatkan peran di level internasional khususnya dalam penyediaan data keselamatan navigasi dan pelayaran, Pushidrosal telah melakukan kerja sama untuk penggunaan peta laut Indonesia pada produk-produk alat navigasi (GPS) rekreasi yang diproduksi oleh Garmin.

Penandatanganan kerja sama tersebut, dilaksanakan oleh pimpinan kedua pihak  yaitu Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro dan Mr. Andrew Etkind (Vice president – General Council and Secretary Garmin).

Momen ini merupakan wujud kesepakatan bersama untuk melaksanakan kerja sama yang meliputi pendistribusian dan pemanfaatan data peta laut untuk kepentingan rekreasi, olah raga perairan, serta kesehatan (fitness) melalui Penandatanganan kerjasama “The Usage of Pushidrosal Nautical Chart Data Contained In Garmin and Navionics Derivative Products” antara Pushidrosal dengan Garmin yang dilaksanakan di Kantor Navionics, Lucca Italia pada Kamis (2/8).

Pada kesempatan lawatannya ke perusahaan Navionics-Garmin Italy, Kapushidrosal yang didampingi oleh Brigjen Mar Suaf Yanu M, Laksma TNI Kresno Buntoro, Kol (E) Yanuar Handwiono, Kolonel (S) Suhartoyo, serta Atase Pertahanan Indonesia di Italia Kolonel Laut (P) Bambang Dharmawan, memperoleh kesempatan untuk mengunjungi fasilitas perusahaan serta kemampuan yang dimiliki oleh Navionics.

Kunjungan ini sekaligus merupakan studi banding tata kelola data pemetaan serta manajemen produksi derifatif alat bantu navigasi rekreasi oleh perusahaan Garmin, dari mulai pembuatan derivative product  sampai dengan model pendistribusian serta pemasaran yang dilaksanakan oleh Navionics–Garmin Italy dalam mengembangkan kemampuan daya saing serta inovasi produksi perusahaan tersebut.

Pada kesempatan penandatanganan kerja sama tersebut, Kapushidrosal menyampaikan bahwa kerjasama antara Pushidrosal dengan Garmin juga memiliki arti penting tidak hanya merupakan upaya peningkatan kerja sama kedua pihak saja, akan tetapi juga  dapat dikembangkan lebih jauh lagi sebagai bagian dari upaya peningkatan kemampuan serta produksi kelembagaan untuk dapat menghasilkan produk-produk yang lebih berkualitas serta up to date sehingga memiliki nilai jual yang tinggi setara dengan produk negara besar maritim lainnya.

Selain itu, kesepakatan kerja sama antara Garmin – Pushidrosal tidak hanya memiliki manfaat bagi kedua pihak akan tetapi juga bagi komunitas pelayaran rekreasional pada lingkup nasional maupun internasional sebagai pengguna utama.

Di lain sisi, Mr. Andrew Etkind bahwa Pushidrosal Indonesia merupakan mitra strategis bagi Navionics-Garmin di kawasan perairan Asia Tenggara.

“Indonesia memiliki wilayah perairan strategis dan merupakan destinasi wisata maritim potensial yang akan berkembang pada waktunya. Navionics-Garmin menyadari bahwa saat ini produk-produk yang dihasilkan hanya digunakan sebagai sarana navigasi rekreasional (Non SOLAS Vessel) seperti kapal perikanan tradisional, marine and eco-tourism, serta olah raga perairan seperti jetski, diving, maupun kapal layar (yacht) yang akan sangat bermanfaat serta mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan potensi wisata bahari.

Selain itu, hal ini juga bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat tradisional di wilayah pesisir yang pada akhirnya juga dapat memberikan implikasi tidak langsung terhadap eksistensi serta potensi kemaritiman Indonesia sebagai negara maritim yang besar selaras dengan Kebijakan Nasional dalam mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

3 hours ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

13 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

14 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

22 hours ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

2 days ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

2 days ago