Categories: HLOlahragaTerbaru

Kuatkan Poros Maritim, Kita Juara Asian Games

Ilustrasi olahraga maritim.

MN, Jakarta – Ajang olahraga antar bangsa di Asia ke 18 yang digelar di Jakarta dan Pelembang pada tahun ini, resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam sebuah rangkaian seremonial pembukaan di Stadon Gelora Bung Karno, Sabtu (18/8).

Ini merupakan kali kedua Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga empat tahunan tersebut setelah sukses menjadi penyelenggara pada tahun 1962 yang lalu.

Prestasi Indonesia pada ajang ini pun tidak terlalu baik, kalau tidak terlalu kasar dibilang buruk. Sejak sukses menggapai peringkat dua saat menjadi tuan rumah pada 1962 yang lalu, prestasi Indonesia terus menurun hingga pernah mencapai peringkat 22 pada tahun 2006 yang lalu.

Sejalan dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, Indonesia memilki peluang yang cukup besar mendulang prestasi pada cabang olahraga kemaritiman yang dipertandingkandi ajang ini.

Seandainya kita bisa mendulang banyak prestasi dari cabang – cabang olahraga ini, peluang kita untuk berprestasi lebih baik bahkan menggapai juara di ajang olahraga terbesar kedua di dunia ini sangat terbuka.

Grafis olahraga kemaritiman Asian Games 2018.

Sebagai ilustrasi, pada Asian Games tahun 2018 ini, tersedia 462 medali emas yang bisa diperebutkan dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Dari 462 medali yang diperebutkan dalam ajang tahun ini, 112 medali diantaranya berasal dari cabang olahraga yang terkait kemaritiman, seperti renang, selam, dan polo air.

Andai kita bisa menyapu bersih seluruh medali yang ada pada cabang-cabang ini, peluang kita untuk menjadi juara umum sanngat terbuka. Sebagai perbandingan, Tiongkok yang menjadi juara umum pada tahun 2014 dengan meraih 151 medali emas.

 

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

4 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

5 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

13 hours ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

1 day ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

1 day ago

Pilihan Prioritas Pembangunan Dry Port di Provinsi Jawa Tengah

oleh: Dr Dayan Hakim NS, Dosen Tetap Program MM Universitas Jayabaya Dry port (atau pelabuhan…

1 day ago