Mirip Film Life Of Pi, Kisah Aldi Terombang-ambing di Laut 49 Hari Mendunia

Aldi Novel Adilang yang hanyut dari Manado hingga ke Guam. (dok. KJRI Osaka)

MN, Jakarta – Aldi Novel Aldilang (19) terombang-ambing di Perairan Guam selama 49 hari dengan kapal kayunya. Kisah Aldi banyak diulas media internasional, bahkan disebut mirip sosok Pi Patel dalam film ‘Life of Pi’.

Pemuda asal Manado itu kini menjadi sorotan internasional. Media yang berbasis di Inggris, BBC, pada Senin (24/9/2018) menulis kisah Aldi yang hanyut di perairan Guam dengan judul headline ‘Indonesian teenager survives 49 days adrift at sea in ‘fishing hut’.

Dalam artikel tersebut ditulis bagaimana perjuangan Aldi bertahan hidup selama 49 hari di laut. Untuk makan, dia menangkap ikan dan memasaknya dengan kayu yang dibakar dari pagar kapal. Kisah Aldi disebut mirip sosok Pi Patel di film ‘Life of Pi’.

Sekilas tentang film yang dirilis pada 2012 itu mengisahkan tentang Pi yang hijrah ke Kanada menggunakan perahu kecil. Selama perjalanan mengarungi ganasnya lautan, dia berusaha bertahan dengan zebra, orang utan, hyena, dan harimau Bengal bernama Richard Parker.

“Setiap dia melihat sebuah kapal besar, dia berharap mendapat pertolongan. Tapi sudah ada 10 kapal berlayar melewatinya. Tidak ada yang berhenti atau melihat dia,” ujar Diplomat Indonesia di Osaka, Fajar Firdaus seperti yang dikutip detik.

Sementara itu, Fox News memberitakan, selama berada di kapal, Aldi mengatakan dirinya begitu frustrasi. Dia melihat beberapa kapal di kejauhan tapi tak mendapat perhatian mereka.

“Dalam sebuah wawancara, dia (Aldi) berpikir akan mati. Namun dia memegang Alkitab dan membacanya,” cuplikan kutipan di artikel yang berjudul ‘Indonesian teen survives 49 days adrift without paddle, but with Bible: report’.

Media asal China, South China Morning Post, menulis ‘Indonesian teen survives 49 days adrift at sea in wooden fishing hut’. Ditulis bahwa Aldi telah bekerja untuk menyalakan lampu rompong sejak usia 16 tahun.

Setelah diselamatkan, Aldi kini berkumpul dengan keluarganya di Wori, Manado, dalam keadaan sehat. Pada 8 September 2018, KJRI Osaka mendampingi kepulangan Aldi dengan pesawat Garuda Indonesia melalui Tokyo.

“KJRI Osaka mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses penyelamatan hingga kepulangan Aldi dengan selamat ke Tanah Air,” tulis pihak KJRI Osaka.

Husni Baroqah

“Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”

Share
Published by
Husni Baroqah

Recent Posts

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

7 hours ago

IPC TPK dan Mitra PBM Dorong Operational Excellence

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…

5 days ago

Hari Lingkungan Hidup 2026, Kolaborasi Pelindo Regional 2 Priok dan Pemkot Jakut

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…

5 days ago

Transformasi Terminal Sri Bintan Pura Tingkatkan Sinergitas

Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…

5 days ago

Jalan di Balik Dermaga: Menuntaskan Hinterland yang Terlupakan

Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…

7 days ago

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

2 weeks ago