Categories: PelayaranTerbaru

KSOP Banjarmasin bersama Dishub Kalsel Gelar Diklat dan Sertifikasi Tahap Kedua

Diklat pemberdayaan masyarakat oleh KSOP Banjarmasin

MN, Banjarmasin – Dalam rangka mendukung keselamatan pelayaran, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin bersama Dishub Provinsi Kalsel kembali menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat dengan pemberian sertifikat gratis terhadap 475 orang nelayan dan jurumudi kapal layar motor tradisional.

Pelaksanaan diklat pemberdayaan masyarakat tahap kedua tersebut melibatkan peran Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, salah satu perguruan tinggi kedinasan dibawah naungan Kementerian Perhubungan yang mengirimkan tenaga pengajar sebanyak 8 (delapan) orang pendidik dengan materi Basic Safety Training dan SKK 30.

Pemberian sertifikat kepada peserta diklat

Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Bambang Gunawan menjelaskan, bahwa pelaksanaan diklat gratis tahap pertama dan kedua merupakan upaya Pemerintah dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut bersama Dishub Provinsi Kalsel guna mencapai target zero accident, tentunya terkait peningkatan keahlian jurumudi kapal motor tradisional serta nelayan.

“Untuk jumlah nelayan pada diklat tahap kedua hampir mencapai 50% dari keseluruhan peserta yang sebanyak 475 orang. Sisanya jurumudi kapal motor pedalaman, tug boat dan tongkang,” jelas Bambang Gunawan kepada Maritimnews usai penutupan Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Banjarmasin, Minggu (4/11).

Saat acara penutupan diklat pemberdayaan masyarakat tahap kedua

Kegiatan diklat gratis bagi nelayan dan jurumudi kapal motor tradisional yang dilaksanakan di Asrama Haji Samsudin Nor Banjar Baru telah berlangsung bertahap. Tahap pertama pada tanggal 23 – 26 Oktober sebanyak 314 peserta, sedangkan diklat tahap kedua tercatat 475 orang peserta yang dilaksanakan pada tanggal 1 – 4 November 2018.

“Harapan saya dengan penyelenggaraan diklat dan sertifikasi oleh Pemerintah dapat mengantisipasi situasi genting di perairan, bilamana terjadi hal yang tidak diinginkan bersama. Sepatutnya pelatihan ini adalah kesempatan pembelajaran meningkatkan ketrampilan bagi seluruh pelayar tradisional,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

1 day ago

Implementasi EAZI di TTL Group, Tekan Port Stay

Surabaya (Maritimnews) - Terminal Petikemas Teluk Lamong (TTL) Group berkolaborasi berbagi peran dengan KSOP Utama…

3 days ago

TPS Gelar Safety Stand Down, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terhadap safety culture terus dilaksanakan secara…

3 days ago

Fit to Drive IPC TPK bagi 150 Sopir Truk Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) - Bertepatan dengan perayaan Hari Pelindo ke-5, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

3 days ago

Pelindo 5 Tahun Bersatu, Perkenalkan ADHARA

Jakarta (Maritimnews) - Bersamaan dengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-5 PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo,…

3 days ago

Kapal dan Pelabuhan: Kisah Cinta yang Tidak Perlu Dimerger

Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…

4 days ago