Inovasi Program Tol Laut, MARIN Nusantara dan Ditlala Gagas Kontainer Masuk Desa

Infografis kontainer masuk desa.

MNOL, Jakarta –  Sebagai perwujudan kehadiran negara, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Ditlala) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerja sama dengan Maritime Research Institute Nusantara (MARIN Nusantara) menyelenggarakan program Kontainer Masuk Desa.

Direktur MARIN Nusantara, Makbul Muhammad, mengungkapkan bahwa program Kontainer Masuk Desa ini merupakan wujud program Nawacita pemerintah dalam rangka menghadirkan negara di beranda depan NKRI, yang tujuannya memperkuat konektivitas antara desa dan nasional dalam rangkaian program tol laut.

“Konsep Kontainer Masuk Desa ini bertujuan memperkuat konektivitas ekonomi desa dan nasional melalui program tol laut demi mewujudkan program Nawacita pemerintah dalam rangka menghadirkan negara di beranda depan NKRI,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa program yang merupakan inovasi dari program Tol Laut ini, diharapkan mampu menurunkan disparitas harga, serta memastikan ketersediaan berbagai bahan pokok dan penting di wilayah desa yang selama ini belum maksimal.

“Sebagai inovasi dari program tol laut yang digagas oleh Presiden Jokowi sejak 2014 yang lalu, konsep Kontainer Masuk Desa ini sendiri diharapkan mampu mewujudkan keseimbangan harga serta menurunkan disparitas harga barang pokok dan barang penting di desa. Dengan konsep ini, kami ingin memastikan ketersediaan kedua barang tersebut,” tambahnya.

Lebih jauh, peraih gelar Magister Keamanan Maritim dari Universitas Pertahanan (Unhan) ini juga berharap konsep Kontainer Masuk Desa ini mampu mempermudah akses pemasaran hasil komoditas desa ke berbagai wilayah, baik dalam maupun luar negeri, yang selama ini menjadi kendala banyak desa di negeri ini.

“Selain untuk memastikan ketersediaan barang pokok, melalui konsep ini kami berharap masyarakat desa akan lebih mudah dalam memasarkan komoditas-komoditas yang dihasilkannya, sehingga ekonomi desa pun akan tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih maju,” tegasnya.

Di awal kemunculannya, program Kontainer Masuk Desa ini akan menyasar salah satu desa di salah satu pulau yang menjadi wilayah terluar negeri ini, yaitu Desa Essang di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. MARIN Nusantara dan Ditlala Kemenhub sendiri sudah melakukan sosialisasi program ini pada tanggal 22 Januari 2019 yang lalu.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Langkah Transformasi Digital Pertamina Dinilai Positif

Jakarta (Maritimnews) - Mengacu hasil survey Lembaga riset strategis Citra Nasional Network (CNN) yang dirilis…

3 days ago

Periode Libur Sekolah 2026, PELNI Kasih Diskon 30%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi memberikan diskon tarif tiket kapal penumpang…

3 days ago

Sampai April 2026, Arus Peti Kemas Ekspor di Pelindo Tumbuh 10%

Jakarta (Maritimnews) - Peningkatan arus barang melalui pelabuhan, khususnya peti kemas yang dilayani oleh PT…

6 days ago

Pelindo Group Makassar Memperingati Hari Lahir Pancasila

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…

1 week ago

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

1 week ago

Layanan South China Java X-Press Feeders di IPC TPK Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan komitmennya mendukung kelancaran arus logistik internasional…

1 week ago