Menko Maritim: Indonesia Masih Kurang Melihat Nilai Tambah Potensi Maritim

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

MN, Jakarta – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan tentang gambaran seberapa besar dan pentingnya wilayah dan potensi laut dan kemaritiman Indonesia di mata dunia internasional. Hal itu diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam Seminar Pengembangan Sektor Kelautan Secara Berkelanjutan Dalam 100 Tahun Pendidikan.

Menurut mantan Duta Besar untuk Singapura tersebut, memaparkan bahwa Indonesia yang memiliki luas perairan sekitar 70% dari wilayahnya, namun masih kurang dalam melihat nilai tambah dari potensi-potensi yang ada tersebut.

“Tiga puluh lima persen perdagangan dunia saat ini melewati Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, Indonesia adalah pasar terbesar Asia Tenggara, negara kita sangat kaya sumber daya alam,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga memaparkan tentang situasi global yang terjadi pada saat ini seperti perubahan iklim, wabah penyakit secara global, kondisi geopolitik di Timur Tengah yang terus menerus tidak menentu, hingga tentang kebangkitan industri di negara Tiongkok yang saat ini tengah membangun teknologi 5G.

Indonesia harus bisa memanfaatkan kondisi Geostrategisnya. ITB dan ITS harus terus bekerja sama agar Indonesia bisa menjadi negara maju. China sekarang sudah mampu mengambil alih kepemimpinan Rusia,” pungkasnya.

Anugrah Pradana

Share
Published by
Anugrah Pradana

Recent Posts

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

1 day ago

Sasar Generasi Muda Jakarta Utara, IPC TPK Kenalkan Industri Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk…

3 days ago

Laba Bersih Kopkar TPK Koja Tahun Buku 2025 Meningkat 132%

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku…

3 days ago

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

6 days ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

1 week ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

1 week ago