Categories: Geopolitik

Lihat Celah Pasar Asia Afrika, Indra Karya Perkuat Kerja Sama India-Indonesia

Dirut bersama jajaran Delegasi PT. Indra Karya (persero) berfoto bersama CEO dan jajaran manajemen Wapcops setelah penandatanganan komitmen bisnis bersama.

MN, New Delhi – Dalam rangka mempererat hubungan kerjasama Indonesia – India, dua entitas usaha pelat merah dari kedua negara tersebut, kian memperkuat jalinan kerja sama bisnis diantara mereka, yaitu PT Indra Karya (Persero) dan Wapcos Limited yang menjalin komitmen bisnis strategis untuk bersama memperluas cakupan bisnis di Asia-Afrika.

Di perhelatan acara 50 tahun Golden Jubillee of Wapcos Limited bersama Ministry of Jal Shakti The Government of India di Delhi, PT Indra Karya (Persero) mendapatkan undangan sebagai tamu kehormatan bersama 47 Delegasi Perwakilan Pemerintahan dan BUMN dari seluruh dunia pada 25-26 Juni yang lalu.

Pada kesempatan ini, masing-masing negara mendapatkan kesempatan untuk presentasi delegasi pertemuan bersama dua menteri dari pemerintah India, yakni Shri Gajendra Singh Shekhawat Misnister of Ministry Jal Shakti Gov. India (PU – India), Shri Rattan Lal Kataria Minister State Ministry Jal Shakti and Ministry Social Justice and Empowerment, Shri U.P Shingh Secretary Ministry of Ministry Jal Shakti, serta Shri R.K Gupta Chief and Managing Director (CMD) of Wapcos Limited terkait dengan beberapa kerjasama strategis yang saat ini tengah berjalan.

Menteri Gajendra Singh mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan pertemuan penting, di mana Wapcos limited sebagai BUMN India dapat menjalin dan memperkuat kerjasama bisnis antar BUMN lintas negara seperti dengan Indonesia dan negara lainnya sebagai mitra strategis melalui jasa bisnis di bidang water, power, dan infrastructure.

“Melalui Wapcos, India menjalin dan memperkuat kerja sama bisnis dengan negara-negara sahabat dengan melakukan peran dan manfaat strategis di beberapa sektor pada 47 negara Asia -Afrika, seperti Afghanistan, Indonesia, Bhutan, Ghana, Nigeria, Malaysia, Singapura, Bangladesh, dan lainnya melalui jasa water, power, dan infrastructure. Dan hal ini merupakan langkah strategis dan sangat baik bagi hubungan antar negara,” ungkapnya.

Di sela-sela perhelatan acara tersebut, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi mengatakan bahwa kehadiran Indra Karya dalam perhelatan ini ialah untuk memenuhi undangan dari Wapcos Limited pada perayaan Golden Jubillee di New Delhi.

Milfan juga menjelaskan bahwa saat ini Indra Karya dan Wapcos turut memperkuat hubungan antara Indonesia – India dengan menjalin hubungan bisnis sebagai mitra strategis pada beberapa proyek-proyek pengembangan sumber daya air (PSDA) di Indonesia, selain itu pertemuan ini juga membuka peluang bagi Indra Karya kedepan untuk melakukan perluasan pasar bersama Wapcos untuk menginisiasi dalam menggarap beberapa proyek di wilayah Asia – Afrika seperti Bangladesh, Ghana, Nepal, dan Papua Nugini.

“Kami hadir dalam rangka memenuhi undangan dari Wapcos limited sebagai Delegasi dari Indonesia, kami sebagai BUMN bersinergi bersama menjalin kerja sama sebagai mitra strategis, di mana saat ini peluang pasar Asia – Afrika sangat terbuka lebar.

Dengan 47 Delegasi yang hadir pada perhelatan ini, diharapkan hubungan bisnis BUMN antar negara di bidang pengembangan sumber daya air dan infrastruktur dapat menghasilkan sinergi yang saling menguntungkan dan memperkuat hubungan bisnis antar negara, terutama Indonesia – India.”

.”Saat ini Indra Karya bekerjasama dengan Wapcos menggarap 3 proyek strategis nasional dengan Indra Karya sebagai lead nya dengan total nilai proyek pekerjaan keseluruhan sebesar 100 milyar, dengan komposisi prosentase untuk Wapcos sekitar 15%.

“Kedepannya, Indra Karya dan Wapcos akan memulai inisiasi penetrasi pasar di Bangladesh, Ghana, dan Papua Nugini dan semoga kerjasama bisnis ini dapat pula memperkuat hubungan antar negara melalui kerjasama positif strategis melalui sharing knowledge, penguatan alih teknologi, dan pengembangan usaha jasa-jasanya,” jelasnya.

Kerjasama bisnis lintas negara ini tidak lepas dari semangat yang diusung oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN yang menginginkan BUMN untuk dapat bergerak cepat mengantisipasi perubahan yang terjadi dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan pada jasa-jasanya.

Pada perhelatan ini turut hadir Menteri Energi dari Liberia, Menteri Finance dari Bhutan, Menteri Water Resource dari Afghanistan, Menteri Energi dari Ghana, Nigeria, dan Kamboja.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Usia 13 Tahun Jadi Momentum IPC TPK Pacu Transformasi dan Peningkatan Layanan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…

2 days ago

IPC TPK Fasilitasi Uji Emisi Truk Peti Kemas Gratis

Jakarta (Maritimnews) - Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan implementasi komitmen Environmental, Social,…

2 days ago

Apa Kabar SIMON TKBM Pelabuhan Internasional Tanjung Priok?

Jakarta (Maritimnews) - Pelabuhan Tanjung Priok pintu gerbang logistik utama Indonesia adalah world class port…

3 days ago

Pelindo Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan & Sembako Gratis

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan…

3 days ago

Momentum HUT IPC TPK Ke-13, Hadirkan Khitanan Massal di Cilincing

Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…

5 days ago

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

1 week ago